Makna Lagu One More Time, One More Chance Masayoshi Yamazaki
January 19, 2026 07:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM -   “One More Time, One More Chance” karya Masayoshi Yamazaki menjadi salah satu lagu paling ikonik dalam anime 5 Centimeters Per Second (2007) karya Makoto Shinkai.

Bukan sekadar pengiring cerita, lagu ini hadir sebagai perpanjangan emosi dari film itu sendiri.

Lagu Tentang Patah Hati Sepanjang Masa

Trailer Live Action 5 Centimeter's Per Second di kabarkan mulai tayag di bioskop pada 30 Januari 2026 (youtube @OfficialTohoMovie)

Lagu “One More Time, One More Chance” yang dinyanyikan oleh Masayoshi Yamazaki.

Memiliki makna yang sangat kuat dan emosional, terutama ketika dikaitkan dengan film 5 Centimeters Per Second karya Makoto Shinkai.

Lagu ini berbicara tentang penyesalan, kerinduan, dan harapan yang sudah terlambat, di mana seseorang terus mengingat sosok yang pernah sangat berarti dalam hidupnya, namun kini hanya tinggal kenangan.

Makna utama lagu ini terletak pada keinginan untuk mendapatkan satu kesempatan lagi satu waktu tambahan untuk memperbaiki kesalahan, mengungkapkan perasaan yang tak sempat terucap, atau sekadar bertemu kembali dengan orang yang telah pergi.

Lirik-liriknya menggambarkan perasaan kehilangan yang mendalam, ketika tokoh dalam lagu terjebak pada masa lalu dan sulit melangkah maju karena hatinya masih tertinggal pada seseorang yang tak lagi bisa digenggam.

Dalam konteks 5 Centimeters Per Second, lagu ini sangat merepresentasikan perasaan Takaki Tono.

Sepanjang hidupnya, Takaki terus membawa bayang-bayang cinta pertamanya, Akari, tanpa pernah benar-benar menyelesaikan perasaannya.

Lagu ini diputar pada bagian akhir film, berfungsi sebagai penutup emosional yang merangkum seluruh perjalanan batin Takaki tentang cinta yang tidak sampai, jarak yang semakin jauh, dan waktu yang tak bisa diulang.

Secara keseluruhan, “One More Time, One More Chance” bukan sekadar lagu latar, melainkan inti emosional dari film tersebut.

Lagu ini memperkuat pesan bahwa dalam hidup, tidak semua perasaan mendapatkan kesempatan kedua.

Ada cinta yang hanya bisa dikenang, dan ada penyesalan yang harus diterima.

Karena itulah lagu ini dianggap ikonik dan menjadi salah satu soundtrack anime paling menyayat hati, meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mendengarnya.
 

Bagian Lirik yang Paling Dikenang 

Trailer Live Action 5 Centimeter's Per Second di kabarkan mulai tayag di bioskop pada 30 Januari 2026
Trailer Live Action 5 Centimeter's Per Second di kabarkan mulai tayag di bioskop pada 30 Januari 2026 (youtube @OfficialTohoMovie)

 

Bagian lirik yang paling mendalam dan paling sering dikenang

「いつでも探しているよ どっかに君の姿を」

“Aku selalu mencarimu, berharap menemukan bayanganmu di suatu tempat”

Lirik ini terasa sangat kuat karena menggambarkan kerinduan yang tidak pernah selesai. 

Bukan sekadar rindu ingin bertemu, tetapi kebiasaan hati yang terus mencari sosok masa lalu di setiap sudut kehidupan.

Kalimat ini mewakili perasaan Takaki dan banyak orang yang secara sadar tahu semuanya telah berakhir, namun secara emosional masih terjebak pada kenangan yang tidak bisa dilepaskan.

Ia tidak mengatakan “aku ingin menemuimu” melainkan “aku selalu mencarimu di suatu tempat.”

Menandakan bahwa sosok yang dirindukan sudah tidak hadir secara nyata, hanya muncul dalam bayangan, ingatan, atau refleksi kecil di kehidupan sehari-hari.

5 Centimeters Per Second, selaras dengan Takaki yang melihat Akari dalam wajah orang lain, pemandangan kota, atau momen-momen sunyi bukan karena ia ingin kembali, tetapi karena hatinya belum mampu melepaskan.

Secara emosional, lirik ini juga menggambarkan penyesalan yang sunyi, bukan ledakan kesedihan.

Tidak ada tangisan atau amarah, hanya kesepian yang tenang namun terus menggerogoti. Inilah yang membuat lagu ini terasa begitu menyakitkan.

Banyak orang bisa melanjutkan hidup secara fisik bekerja, beraktivitas, tersenyum namun secara batin masih berhenti di satu titik masa lalu yang tak pernah benar-benar ditutup.

Pada akhirnya, lirik ini bukan hanya tentang kehilangan seseorang, tetapi tentang kehilangan waktu dan kesempatan.

Ia menyiratkan bahwa ada perasaan yang tidak sempat diperjuangkan, kata-kata yang tidak sempat diucapkan, dan momen yang dibiarkan berlalu.

Karena itulah, liriknya menjadi sangat kuat berbicara tentang cinta yang tidak gagal karena kurangnya rasa, melainkan karena jarak, waktu, dan keberanian yang datang terlambat.
 
 

Baca juga: 155 List Lagu Jepang Wajib Dengar, dari OST Anime, J-Pop hingga J-Rock.


 
 (MG Dara Anggun Feroynica Dzulhy)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.