Kassem mengatakan bahwa Iran dihukum karena dukungannya kepada kelompok-kelompok perlawanan yang melawan Israel.
“(Perdana Menteri Israel, Benjamin) Netanyahu dan (Presiden AS, Donald) Trump campur tangan untuk mendukung kelompok-kelompok ini dengan dalih menyabotase Republik Islam Iran dari dalam, untuk menjatuhkan sistem dan mengubah persamaan perlawanan Iran menjadi bentuk lain yang akan berada di bawah kendali mereka,” kata Sekjen Hizbullah Naim Kassem dilansir dari Al Mannar TV/AP.