Video Kesaksian Riski Ungkap Detik-detik Pesawat ATR 42-500 Jatuh, Niat Healing Nyaris Kena Ledakan
January 19, 2026 09:01 AM

TRIBUNSUMSEL.COM - M Rizki Syafaruddin (20) menjadi salah satu orang yang menyaksikan langsung detik-detik pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta - Makassar, diduga meledak di udara pada Sabtu (17/1/2026) siang.

Keberadaan Rizki di lokasi bukan untuk menyaksikan bencana, melainkan karena niat awalnya mendaki Gunung Bulusaraung bersama rekannya, Muslimin.

Tanpa firasat apa pun, perjalanan yang semula diniatkan sebagai aktivitas healing berubah menjadi pengalaman traumatis yang nyaris merenggut nyawa mereka.

Rizki menuturkan, saat berada di puncak gunung, ia mendengar suara pesawat yang awalnya terdengar normal dari kejauhan.

Namun, suara tersebut semakin lama terasa mendekat dan menggetarkan.

Tak lama berselang, Rizki melihat kilatan cahaya di udara yang diikuti api dan asap tebal.

Kondisi di puncak saat itu berkabut tebal dengan angin kencang, membuat jarak pandang terbatas.

Meski demikian, Rizki mengaku jelas melihat api berjatuhan dari langit.

Situasi semakin berbahaya ketika serpihan pesawat mulai berjatuhan di sekitar mereka.

Rizki menyebut potongan fiber ringan hingga kertas-kertas beterbangan akibat hempasan angin.

Keduanya nyaris menjadi korban ketika api dari ledakan terdorong angin ke arah mereka.

Menurutnya, mereka mulai mendaki sejak pukul 10.00 Wita dan tiba di puncak sekitar pukul 12.00 Wita.

Insiden ledakan diduga terjadi sekitar pukul 13.00 Wita.

Setelah dentuman dan kobaran api mereda, Rizki memberanikan diri mengecek area sekitar puncak.

Ia mendapati banyak kertas terbakar, potongan fiber pesawat, hingga benda-benda yang diduga kuat berasal dari dalam kabin pesawat.

Rizki mengungkapkan, pada awalnya ia dan Muslimin sempat menganggap kejadian tersebut seperti mimpi.

Bahkan dalam rekaman video yang kemudian viral di media sosial, Rizki sempat melontarkan candaan bahwa yang mereka lihat adalah pesawat jatuh.

Kenyataan pahit baru mereka sadari setelah tiba di basecamp pendakian dan mendapat informasi bahwa pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport benar-benar hilang kontak dan jatuh di Gunung Bulusaraung.

Video yang direkam Rizki dari puncak Gunung Bulusaraung kini viral di media sosial.

Rekaman tersebut memperlihatkan api, serpihan, serta kondisi puncak gunung sesaat setelah insiden, dan menjadi salah satu petunjuk awal bagi tim SAR gabungan.

Hingga Minggu (18/1/2026), Basarnas bersama tim evakuasi gabungan masih terus melakukan pencarian dan upaya penelusuran lokasi jatuhnya pesawat yang diketahui disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sementara itu, kisah Rizki menjadi saksi hidup betapa tipisnya batas antara rencana sederhana dan tragedi besar yang datang tanpa peringatan.

Sebelumnya, pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta - Makassar, dikabarkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang. 

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.