TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Tradha Group Gombong terus memantapkan langkahnya untuk menjadi perusahaan yang tidak sekadar berorientasi pada keuntungan (profit oriented), tetapi juga mampu membawa kebermanfaatan luas bagi masyarakat sekitar.
Sebagai perusahaan yang bergerak di berbagai sektor—mulai dari Energi/Migas, Properti, Konstruksi, Ritel, Konsumsi, Jasa Otomotif, Agribisnis, Industri Kreatif, hingga Sosial/Filantropi—Tradha Group berkomitmen menjaga keseimbangan antara bisnis dan pengabdian.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Ramah Tamah Keluarga Besar Tradha Group yang berlangsung Sabtu, 17 Januari 2026, di Bale Tradha Gombong.
Dalam sambutannya, CEO Tradha Group Gombong, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, mengungkapkan bahwa tantangan perusahaan di masa depan akan semakin kompleks, terutama terkait peningkatan kompetensi SDM.
"Tentu menjalankan perusahaan 30 tahun yang lalu dengan saat ini sangat berbeda. Salah satunya adalah tantangan mengenai derasnya arus teknologi," jelas dr. Reza.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian PT Tradha Group Gombong.
Baca juga: Anggaran Daerah Berkurang Rp 258 Miliar, Nasib Guru PPPK Batang Dapat Kepastian
Salah satu bukti nyata kontribusi perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) adalah pemberian bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp200 juta bagi masyarakat penerima manfaat di Kebumen.
Terkait perannya sebagai kepala daerah, Bupati Lilis menegaskan profesionalisme keluarganya dalam memisahkan urusan bisnis dan pemerintahan.
"Setelah menjadi bupati, terus terang pikiran saya terfokus pada kesejahteraan Kebumen, bukan lagi bisnis.
Biarlah urusan bisnis dikerjakan oleh suami dan anak-anak. Itu pun tidak ada yang mengambil proyek dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) demi menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan," tegas Bupati Lilis.
Ia bahkan mencontohkan bahwa salon miliknya pun kini tutup karena tidak lagi terurus akibat kesibukannya melayani masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Founder Tradha Group Gombong, Ir. Mohammad Yahya Fuad, S.E., memberikan motivasi mendalam mengenai etos kerja dan rasa syukur kepada para karyawan.
Yahya Fuad menegaskan sikap politik dan integritas keluarganya. Ia menyatakan telah mengikhlaskan dan "mewakafkan" istrinya, Lilis Nuryani, untuk sepenuhnya mengabdi kepada masyarakat Kebumen, tanpa mengharap balasan berupa proyek pemerintah atau keuntungan materiil lainnya.
"Insyaallah, apa yang telah kami keluarkan diniatkan untuk ibadah demi masyarakat Kebumen. Allah Maha Kaya.
Meskipun kami tidak mengambil proyek di daerah sendiri, alhamdulillah rizki tetap mengalir dari proyek di luar Kebumen.
Saya bersyukur dalam hati tidak terbersit keinginan untuk mengerjakan proyek Pemkab," ungkapnya
Ia menambahkan bahwa Tradha Group akan tetap setia pada prinsip ngopeni, ngayomi, dan ngayemi sesuai slogan bupati.