TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Florencia Lolita Wibisono sempat melambaikan tangan sebelum menjadi korban pesawat ATR 42-500 di Makassar. Video terakhir Olen dianggap sebagai salam perpisahan.
Nama Florencia Lolita masuk dalam daftar pramugari yang ikut dalam pesawat ATR 42-500.
Pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dengan membawa 10 orang pada Sabtu (17/1/2026).
7 orang di antaranya merupakan kru pesawat.
Mereka adalah :
1. Pilot: Capt. Andy Dahananto
2. Kopilot: Farhan.
3. FOO: Hariadi
4. Engineer 1: Restu Adi
5. Engineer 2: Dwi Murdiono
6. Pramugari 1: Florencia Lolita
7. Pramugari 2: Esther Aprilita
Sedangkan penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
1. Deden
2. Ferry Irawan
3. Yoga.
Baca juga: Video Terakhir Esther Pramugari Bogor Korban Pesawat ATR 42-500 di Makassar, Rencana Ayah Gagal
Pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang, dan terbaru Tim SAR gabungan menemukan puingan di puncak serta tebingan Gunung Bulusarung pada Minggu (18/1/2026).
Sebelum menjadi korban, Florencia Lolita sempat memposting video di akun TikToknya.
Dalam video tampak ia bersama seorang wanita berdiri di tepi Danau Toba.
"Better live your life. we're running out of time (Lebih baik jalani hidupmu. Waktu kita semakin habis.)," tulis dalam keterangan video.
Pada akhirnya video Florencia Lolita tampak melambaikan tangan seperti dadah ke arah perekam video.
Baca juga: Keseharian Ferry Irawan Warga Kota Bogor Korban Pesawat ATR 42-500, Pernah Jadi Panitia Kurban
Ia berusia 32 tahun.
Olen merupakan bungsu dari enam bersaudara.
Ia tinggal di Jalan Donald Isaac Panjaitan, Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa.
Keluarga, Yanti mengungkap bahwa Florencia sudah menyusun rencana bahagia.
Ia sedang mempersiapkan pernikahannya.
"Sudah ada rencana menikah, tapi belum tahu kapan. Rencananya secepatnya," kata Yanti.
Meski begitu keluarga tetap berharap Olen bisa ditemukan dalam kondisi baik-baik saja.
"Kami berharap Olen bisa segera ditemukan," katanya.
Jam terbang Olen di dunia penerbangan sudah sangat banyak.
Anggota keluarga, Ramos mengatakan Olen sudah 13 tahun bekerja di maskapai Lion Air.
Baca juga: Video Terakhir Esther Pramugari Bogor Korban Pesawat ATR 42-500 di Makassar, Rencana Ayah Gagal
"Kurang lebih 13 tahun dia di Lion Air," katanya.
Sedangkan di pesawat ATR 42-500, Olen baru 3 bulan bergabung dengan Indonesia Air Transport (IAT).
Ia bukan hanya berpengalaman sebagai pramugari, tapi juga pernah dipercaya menjadi pelatih awak kabin yang baru bergabung.
"Dia juga jadi trainer untuk pramugari yang baru. Bisa dibilang seperti HRD," kata Ramos.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t