- Dengan gaya santainya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya buka suara soal roastingan komika Pandji Pragiwaksono.
Dalam konten komika Tretan Muslim dan Coki Pardede, Wapres Gibran juga turut menyentil Pakar Telematika Roy Suryo.
Mengenai roastingan komika Pandji Pragiwaksono mengenai mata wapres yang tampak mengantuk, anak dari Presiden ke-7 Jokowi ini menanggapinya santai.
Ia menganggap bahwa apa yang dilakukan Pandji hanya hiburan.
Saat ditanya Coki dan Tretan mengenai respons wapres atas roastingan Pandji, Gibran mengaku bahwa candaan itu hanya bahan lucu-lucuan dan tak membuatnya tersinggung.
Apalagi menurut Wapres Gibran, bentuk matanya yang tampak mengantuk adalah bawaan dari lahir.
"Ya gak apa-apa buat lucu-lucuan saja, santai. Gak papa (dibilang ngantuk)," tanggapan Gibran.
"Tapi sebenarnya Mas ngantuk gak?" timpal Muslim.
"Ya dari lahir bentuk matanya seperti ini, mau gimana lagi," jawab Gibran lagi.
"Gak masalah berarti di-roasting sama Pandji, gak masalah?" tanya Muslim lagi.
"Gak masalah, di-roasting siapapun gak masalah," terang Gibran.
Gibran lantas menegaskan bahwa siapapun bisa mengkritik pemerintah dalam bentuk apapun.
Namun saat diminta membandingkan antara Pandji dan Roy Suryo, Gibran memberi jawaban sindiran.
"Jadi menurut Mas Gibran, Pandji lucu ya?" tanya Tretan Muslim.
"Lucu, kalau gak lucu gak mungkin nomor satu di Netflix," seru Wakil Presiden berusia 38 tahun itu.
Saat ditanya lebih lucu mana antara komika Pandji dan Roy Suryo, Gibran menjawab singkat.
Wapres Gibran tak langsung menjawab pertanyaan tersebut.
Setelah berpikir, Gibran menerangkan Pandji dan Roy Suryo berbeda.
Pasalnya Pandji adalah komika dan Roy Suryo ahli IT.
Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan bahwa kritik, termasuk dalam bentuk komedi, merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.