TRIBUNKALTARA.COM – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara ( Polda Kaltara ) kembali menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional, pada Senin 19 Januari 2025 pagi.
Upacara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh makna ini, dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolda Kaltara, Jl Komjen M Jasin, Tanjung Selor.
Upacara dipimpin langsung oleh Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Andries Hermanto.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara, seluruh personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Kaltara.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Andries Hermanto, membacakan amanat tertulis dari Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Baca juga: 6 Wakapolda Kaltara dari Masa ke Masa, Zainal Paliwang yang Pertama
Dalam amanat tertulis Irjen Djati Wiyoto Abadhy, orang nomor satu di Polda Kaltara itu menekankan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional ini tidak boleh dipandang hanya sebagai seremonial atau rutinitas bulanan semata.
"Upacara ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri.
Sebagai insan Bhayangkara, kita dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Andries Hermanto saat membacakan amanat tersebut.
Dalam amanatnya, Kapolda Kaltara menekankan tiga nilai utama yang harus terus dipegang teguh, yaitu Setia, Cermat, dan Waspada.
Setia, berarti setia kepada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta setia pada tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Cermat, berarti bekerja secara Profesional, teliti, dan Bertanggung Jawab.
Waspada, berarti senantiasa peka terhadap dinamika situasi Kamtibmas, Potensi gangguan keamanan, serta perubahan Sosial yang berkembang di tengah Masyarakat.
Pelaksanaan upacara pagi tadi berjalan dengan tertib.
Updacara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, serta pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri.
Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh personel Polda Kaltara dapat kembali menanamkan nilai-nilai kejuangan dan kebangsaan dalam sanubari, guna mewujudkan Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat di wilayah Polda Kalimantan Utara.
(*)