TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Kecelakaan kerja terjadi pada Minggu sore (18/1/2026) di proyek pembangunan jembatan Jurong di Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul.
Sebuah crane jatuh dan tenggelam ke sungai Rokan Kiri saat proses pemasangan tiang jembatan.
"Iya. Ada crane jatuh semalam," kata Rafal, warga sekitar pada Tribunpekanbaru.com, Senin (19/1/2026).
Tribunpekanbaru.com sendiri memperoleh video tenggelamnya crane tersebut.
Video yang diperoleh Tribunpekanbaru.com dari awal menampilkan jatuhnya crane ke sungai Rokan.
Terdengar suara hentakan benda jatuh ke sungai. Saya itu crane-nya sudah masuk ke dalam sungai tidak terlihat lagi.
Terdengar suara dalam rekaman tersebut menyebut, "Allahu Akbar," sebanyak dua kali.
Masih dalam video yang sama, terdengar juga suara orang panik.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra sendiri belum bisa dikonfirmasi soal hal ini.
Pesan singkat Tribunpekanbaru.com tidak dibalas.
Baca juga: Debit Air Sungai Rokan Kiri Naik Diatas Normal, Daerah Hilir Diharap Waspada
Begitu juga dengan Kapolsek Bonai Darussalam, IPTU Abdau Wardiyoso.
Pesan singkat tidak dibalas. Telepon juga tidak diangkat.
Kejadian jatuhnya crane ini sudah ramai di media sosial. Video jatuhnya diposting banyak pihak.
Informasi yang diperoleh Tribunpekanbarumcom, sore itu, operator crane akan memasang tiang jembatan di badan sungai.
Crane pun bekerja di atas perahu tongkang.
Saat pemasangan, crane bergeser ke arah depan yang mengganggu keseimbangan tongkang. Alhasil tongkang pun tidak stabil sehingga terbalik.
Crane pun tenggelam ke dasar sungai Rokan Kiri. Begitu juga tiang jembatan yang terbuat dari besi serta peralatan lainnya ikut tenggelam.
Beruntung, operator crane selamat. Sempat mengalami kelelahan, sang operator dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Pembangunan jembatan Jurong ini sendiri menghubungkan Desa Bonai dengan Desa Kasang Padang.
Pembangunan jembatan ini sudah dimulai akhir Mei 2025 lalu.
( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)