Rincian Kekayaan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak yang Viral Ngantor Naik KRL, Punya 7 Kendaraan
January 19, 2026 01:32 PM

 

SURYA.co.id – Aksi Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang memilih menggunakan KRL Commuter Line untuk berangkat kerja mendadak ramai diperbincangkan publik.

Unggahan tersebut ia bagikan melalui akun Instagram resminya, @dahnil_anzar_simanjuntak, dan dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Momen itu memantik beragam reaksi.

Sebagian warganet mengapresiasi langkah Dahnil sebagai bentuk kesederhanaan pejabat negara, namun tak sedikit pula yang menilai unggahan serupa dilakukan berulang kali dan dianggap sebagai bagian dari pencitraan.

Apresiasi hingga Tuduhan Pencitraan

Respons publik terbelah. Ada yang melihat langkah Dahnil sebagai simbol kedekatan pejabat dengan masyarakat, terutama pengguna transportasi publik.

Di sisi lain, muncul suara kritis yang mempertanyakan motif di balik pengunggahan aktivitas tersebut ke media sosial.

Perdebatan ini membuat sosok Dahnil kembali menjadi sorotan, bukan hanya terkait gaya hidup, tetapi juga latar belakang kekayaan pribadinya sebagai pejabat negara.

Kereta Rel Listrik (KRL) produksi PT INKA (Persero) untuk jalur Yogyakarta – Solo.
Kereta Rel Listrik (KRL) produksi PT INKA (Persero) untuk jalur Yogyakarta – Solo. (Istimewa/PT INKA)

Harta Kekayaan

Sebagai penyelenggara negara, Dahnil Anzar Simanjuntak memiliki kewajiban melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 30 Desember 2024, total kekayaan Dahnil tercatat mencapai Rp27,89 miliar.

Data tersebut bersumber dari laporan resmi dan dapat diakses publik sebagai bentuk transparansi pejabat negara.

Menurut pantauan SURYA.co.id, Dahnil punya 5 bidang tanah dan bangunan, serta 7 kendaraan pribadi.

Berikut Rinciannya.

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 10.200.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 39 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 650.000.000

 
2. Tanah dan Bangunan Seluas 60 m2/75 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.550.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 136 m2/120 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 64 m2/192 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 3.292.000.000

1. MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5 G A/T Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 1.200.000.000

2. MOTOR, HONDA SOLO Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 12.000.000

3. MOBIL, MINI MINIBUS Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000

4. MOTOR, YAMAHA SOLO Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000

5. MOBIL, BWM MINIBUS Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

6. MOBIL, TOYOTA LAND CUISER 200 STD Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000

7. MOTOR, VESPA SOLO Tahun 1974, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 1.400.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 13.000.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 27.892.000.000

III. UTANG Rp. ----

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 27.892.000.000.

Profil Dahnil Anzar Simanjuntak

Dilansir SURYA.co.id dari Wikipedia, Dahnil Anzar Simanjuntak lahir 10 April 1982.

Ia adalah seorang politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), aktivis Muhammadiyah, mantan dosen, ekonom, pemerhati kebijakan publik, mantan juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan saat ini menjadi Wakil Ketua Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).

Pada 8 September 2025, Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian dilantik menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Dahnil Anzar Simanjuntak lahir di desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Ia menghabiskan masa kecilnya di Kuala Simpang mulai dari TK Aisyiyah, SDN Sriwijaya, Aceh Tamiang dan SMPN 1 Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Ia dan keluarganya kemudian pindah ke Sibolga, Sumatera Utara, dan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Sibolga. Setelah lulus SMP, ia dan keluarganya pindah lagi ke Kota Tangerang.

Dia melanjutkan pendidikan S1 Ilmu Akuntansi Publik di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta. Di tahun 2005, ia melanjutkan ke Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) Konsentrasi Desentralisasi Keuangan Pusat dan Daerah, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sambil menyelesaikan kuliah S2, dia bekerja sebagai Dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) (d.h. STIE Muhammadiyah Tangerang). Setelah selesai pendidikan S2, dia kemudian diterima sebagai Dosen Pegawai Negeri Sipil Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten. Di tahun 2018, ia lalu melanjutkan pendidikan Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Diponegoro, Semarang. Pada tahun 2018, dia menjadi koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi pada Pemilihan Presiden 2019, dan memutuskan mundur sebagai dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten.

Pada tahun 2014, dia terpilih menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018 dalam Muktamar XVI di Asrama Haji, Padang, Sumatera Barat. Dia menggantikan menggantikan Saleh Partaonan Daulay dan berhasil mengumpulkan sebanyak 450 suara, mengungguli Syahrul Hasan (334 suara), Rohmat Suprapto (64 suara), King Faisal (43 suara), Amirudin (33 suara), dan M. Aziz (26 suara).

Dia juga pernah menjabat sebagai President Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN). Di dunia bisnis, dia memiliki bisnis di bidang kuliner melalui jejaring kedai kopi Begawan Kupie.

Pada tahun 2018, dia ditunjuk menjadi Koordinator Jubir Prabowo-Sandi, kemudian di tahun 2019 dia bergabung dengan Partai Gerindra dan ditunjuk sebagai juru bicara resmi Prabowo Subianto. Saat Prabowo Subianto diangkat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada 2019, dia ditunjuk sebagai Staf Khusus Kementerian Pertahanan bidang Komunikasi Publik, Sosial Ekonomi, dan Hubungan Antarlembaga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.