Maling Meteran Air Beraksi di Lamongan, Warga Resah Aliran Air Terputus Saat Subuh
January 19, 2026 01:32 PM

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Warga Dusun Semlawang, Desa Surabayan di Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur (Jatim), dibikin resah oleh aksi pencurian meteran air PDAM pada Senin (19/1/2026) dini hari. 

Insiden ini terungkap saat korban, Masyhudi, hendak mengambil air wudu untuk salat subuh, namun mendapati aliran air di rumahnya terputus total. 

Kronologi Kejadian

Awalnya, Masyhudi mengira terhentinya aliran air merupakan gangguan teknis dari PDAM. 

Namun, setelah dilakukan pengecekan ke bagian depan rumah, ia mendapati meteran air miliknya sudah raib. 

"Saya ketahui saat subuh waktu wudu airnya tidak keluar. Saya kira air PDAM mati, terus istri keluar lihat meteran sudah hilang," ungkap Masyhudi kepada media. 

Dampak Kerusakan dan Pemborosan Air

Hilangnya meteran atas nama Sulaseh Setyoningsih tersebut, menyebabkan pipa air mengalami kebocoran parah hingga air meluap di lokasi kejadian. 

Belum adanya penanganan dari teknisi PDAM UPT Sukodadi, membuat air bersih terbuang percuma sejak dini hari. 

"Sayang sekali airnya meluap terus, karena pipa bekas meterannya dibiarkan terbuka begitu saja," tambah Masyhudi. 

Langkah Koordinasi dan Harapan Warga

Meskipun belum melaporkan kasus ini secara resmi ke kepolisian, Masyhudi sudah melapor ke pengurus RT dan pihak PDAM. 

Pihak desa pun mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. 

"Kami minta warga lebih waspada terhadap fasilitas publik di depan rumah. Kejadian ini sangat merugikan layanan masyarakat," ujar salah satu pengurus desa setempat. 

Warga berharap pihak berwajib segera bertindak, guna mengusut tuntas aksi pencurian fasilitas publik ini agar tidak merembet ke pemukiman warga lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.