Kembali menginjakkan kaki di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pelatih Persela Lamongan Bima Sakti tak bisa melupakan kenangan manis juara bersama Timnas U-16 Indonesia ajang Piala AFF 2022
Timnas U-16 Indonesia asuhan Bima Sakti kala itu meraih gelar juara setelah di laga final menang 1-0 dari Vietnam.
Bagi Bima Sakti, Stadion Maguwo ini menjadi sejarah tersendiri.
SURYA.CO.ID, SLEMAN - Bima Sakti tidak bisa melupakan kenangan manis juara bersama Timnas U-16 Indonesia ajang Piala AFF 2022 lalu ketika kembali menginjakkan kaki di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Timnas U-16 Indonesia asuhan Bima Sakti kala itu meraih gelar juara setelah di laga final menang 1-0 dari Vietnam.
Bima Sakti berharap tuah tersebut kembali terulang ketika saat ini ia datang bersama Persela yang akan menghadapi tuan rumah PSS Sleman, Minggu (18/1/2026) sore.
Baca juga: Persela Lamongan akan Datangkan Striker Baru, Ini Kata Pelatih Bima Sakti
"Stadion Maguwo ini menjadi sejarah buat saya. Saya yakin teman-teman supporter dari Sleman juga mendukung saya juara timnas U-16 di stadion ini," kata Bima Sakti.
"Kembali masuk ke lapangan, auranya itu berbeda karena bersejarah buat saya membawa timnas U-16 juara tahun 2022," tambahnya.
Meski saat ini datang dengan tim berbeda, Bima Sakti berharap kenangan manisnya di Maguwoharjo berlanjut.
Demi menuntaskan ambisi itu, Bima Sakti sudah menyiapkan Persela sebaik mungkin menyambut laga pekan ke-16 Championship 2025/2026 ini.
Sudah mempelajari kelemahan PSS Sleman yang nantinya ingin dieksploitasi.
"Kami tetap respect dengan tim Sleman (PSS Sleman), mereka ada tim bagus, juga di papan atas," kata Bima Sakti.
PSS Sleman saat ini ada di peringkat dua klasemen Grup B dengan poin 33, terpaut jauh dengan Persela yang ada di peringkat 6 dengan bekal 25 poin.
"Yang pasti kami membutuhkan kerja keras yang optimal untuk Persela. Jadi kami akan memberikan yang terbaik," tegas pelatih berusia 49 tahun itu.
Keyakinan Bima Sakti pada kemampuan tim semakin tebal setelah Persela kedatangan lima pemain baru.
Kelimanya, Herwin Tri Saputra (pinjaman dari Semen Padang), Titan Agung, Haikal Riza (pinjaman dari Persik Kediri), Dimas Juliano, dan Duta Atapelwa.
Gelombang kedatangan pemain baru ini menyusul eksodus kepergian delapan pemain Persela pasca hengkangnya manajer tim Fariz Julinar Maurisal ke PSIS Semarang.
Pemain baru sudah bisa diturunkan meski baru beberapa hari bergabung dengan tim.
"Saya berterima kasih kepada manajemen Persela yang gerak cepat untuk bisa mendaftarkan mereka, hingga akhirnya bisa dimainkan pertandingan ini," kata Bima Sakti.
"Alhamdulillah pemain-pemain sudah lengkap, tinggal kerja keras nanti di lapangan. Kontribusi mereka pasti sangat besar buat tim kami," pungkasnya.