Kondisi Terkini Operator Crane Apung yang Jatuh ke Sungai Rokan Kiri di Bonai Darussalam Rohul
January 19, 2026 03:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Bonai Darussalam, Iptu Abdau Wardiyoso membenarkan adanya kecelakaan kerja dalam pembangunan jembatan Jurong di Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul, Minggu sore (16/1/2026).

Sebuah crane apung terjatuh dan tenggelam ke sungai Rokan Kiri menyebabkan operatornya sempat pingsan.

"Tadi sedang rapat dengan pak Kapolres. Ngak bisa saya angkat teleponnya," kata Iptu Abdau Wardiyoso pada Tribunpekanbaru.com, Senin (19/1/2026) terkait panggilan telepon yang tidak bisa dijawabnya.

"Bisa kami laporkan memang ada crane yang jatuh ke dalam Sungai Rokan Kiri," tambahnya.

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan kerja ini. Hanya saja, operator crane sempat pingsan dan saat ini kondisinya sudah sehat.

"Operatornya satu orang. Sempat pingsan kan. Dilarikan ke rumah sakit dan sekarang sudah sadar. Kondisinya sehat," katanya.

Selain operator, beberapa orang lainnya juga jatuh ke sungai akibat jatuhnya crane tersebut. Orang lain yang jatuh yakni mereka yang berada diatas ponton.

Baca juga: Satu Unit Crane Apung Proyek Pembangunan Jembatan Jatuh dan Tenggelam ke Sungai Rokan Kiri

Baca juga: Truk Pengangkut Crane yang Buat Jalan Badak Pekanbaru Lumpuh Akhirnya Dievakuasi

"Ada 4 orang yang diatas ponton saat kejadian itu. Tapi mereka jatuh ke sungai kan untuk menyelamatkan diri. Kondisi mereka aman. Yang pingsan hanya operator crane saja," ujarnya.

Terkait dengan kronologi jatuhnya crane tersebut, pihaknya sedang mengumpulkan.

Ia berjanji akan menyampaikan kronologi lengkap kecelakaan tersebut.

Pembangunan jembatan ini ternyata dilakukan pihak Adhi Karya. Perusahaan BUMN tersebut direncanakan akan melakukan evakuasi peralatan yang tenggelam.

"Akan ada evakuasi crane dan peralatan lainnya yang tenggelam. Masih bisa (dievakuasi)," katanya.

Tribunpekanbaru.com sendiri memperoleh video tenggelamnya crane tersebut.

Video yang diperoleh Tribunpekanbaru.com dari awal menampilkan jatuhnya crane ke sungai Rokan.

Terdengar suara hentakan benda jatuh ke sungai. Saya itu crane-nya sudah masuk ke dalam sungai, tidak terlihat lagi.

Terdengar suara dalam rekaman tersebut menyebut, "Allahu Akbar," sebanyak dua kali. Masih dalam video yang sama, terdengar juga suara orang panik.

Informasi yang diperoleh Tribunpekanbaru.com, sore itu, operator crane akan memasang tiang jembatan di badan sungai. Crane pun bekerja di atas ponton.

Saat pemasangan, crane bergeser ke arah depan yang mengganggu keseimbangan ponton. Alhasil ponton pun tidak stabil sehingga terbalik.

Crane pun tenggelam ke dasar sungai Rokan Kiri. Begitu juga tiang jembatan yang terbuat dari besi serta peralatan lainnya ikut tenggelam.

Beruntung, operator crane selamat. Sempat mengalami kelelahan, sang operator dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Pembangunan jembatan Jurong ini sendiri menghubungkan Desa Bonai dengan Desa Kasang Padang.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.