Impian Esther Pramugari Asal Bogor Korban Pesawat ATR 42-500 Jatuh, Kini Terwujud Lewat Jalur Duka
January 19, 2026 04:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pramugari asal Bogor yang jadi korban pesawat ATR 42-500, Esther Aprilita rupanya pernah punya mimpi ingin menjadi selebtok atau seleb TikTok.

Hal itu diungkap oleh teman Esther, Magdalens, di postingan terakhir sang pramugari di TikTok-nya.

Rupanya keinginan Esther itu benar terwujud, namun dengan cara yang tidak diinginkan.

Esther Aprilita jadi satu dari sekian korban pesawat jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Nama Esther jadi satu di antara delapan kru yang ada di dalam pesawat ATR 42-500 tersebut.

Kru penerbangan (8 orang):

  1. Kapten Andy Dahananto (Pilot)
  2. First Officer Yudha Mahardika
  3. Sukardi
  4. Hariadi
  5. Franky D.Tanamal
  6. Junaidi
  7. Florencia Lolita (Awak Kabin)
  8. Esther Aprilita S (Awak Kabin)

Berdasarkan informasi terbaru dari Tim SAR, saat ini telah ditemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kabarnya terdeteksi berada di tebing gunung dan masih dalam proses evakuasi.

Tim SAR gabungan juga berhasil menemukan ekor dan puing-puing pesawat lainnya di bagian puncak serta tebing Gunung Bulusaraung pada Minggu (18/1/2026).

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawako mengatakan Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 1 jenazah korban pesawat ATR 42-500.

"Akan dibawa ke Posko Aju, lalu dibawa langsung menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara, tim DVI sudah stand by di sana sehingga memudahkan proses identifikasi jenazah," katanya dikutip dari Kompas TV, Senin (19/1/2026).

Pada postingan terakhirnya di TikTok, Esther mengunggah foto dan video dirinya saat sedang makan malam di sebuah restoran.

Di postingan itu, Esther mengenakan baju berwarna hitam dan rambut pendek.

Ia tampak berpose di restoran tersebut dari berbagai angle.

Video itu diunggah di akun TikTok @estherapril01.

Postingan itu pun kini ramai dikunjungi oleh netizen.

Banyak yang penasaran dengan kabar dan kondisi terkini Esther.

Seketika akun TikTok Esther pun jadi viral di media sosial.

Rupanya menjadi viral di TikTok adalah impian Esther.

Baca juga: Ferry Irawan Korban Pesawat ATR 42-500 Warga Cikaret Bogor, Sering Minta Tolong RT Awasi Anaknya

Selain sebagai pramugari, Esther juga ingin menjadi seorang selebtok.

Hal itu diungkap oleh sahabatnya, @magdallens.

Magdallens pun mengatakan kalau jadi terkenal adalah impian Esther, tapi ia sedih melihat temannya viral namun dengan cara berduka.

"Ter lu pernah bilang ke gua lu mau jadi selebtok, minta ajarin gua gimana cara nya.

Sekarang lu liat akun lu jd rame banget ter, se indonesia nyari akun lu, tp gua sedih ter akun lu rame tp dengan cara yang kaya gini ter, apasih terrr.

Ayo ter pulang," tulisnya.

Rupanya beberapa teman Esther masih berharap sang pramugari bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

"Janji deh gw gak bakal fotoin lu sebanyak mungkin spot mana aja gw jabanin. Pulang dulu ya tapii," tulis akun @vanessacaitlin.

Chat terakhir

Sementara Tim SAR masih terus mencari keberadaan korban lainnya, keluarga salah satu korban, Esther Aprilita Sianipar menanti keajaiban.

Orangtua Esther yang tinggal di kawasan Rancamaya, Desa Bojong Koneng Ciherang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pun mengurai cerita.

Ibunda Esther, J Siburian mengaku bahwa ia masih berkirim pesan dengan sang putri pada Jumat (16/1/2026).

Dalam chat tersebut, Esther mengabari sang mama kalau dia sedang berada di Jogja dalam rangka tugas.

Baca juga: Postingan Pramugari Sebelum Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Lambaikan Tangan: Jatuh dari Langit

Esther pun aktif membagikan lokasinya ke sang mama.

"Chat terakhir hari Jumat malam. Kami masih chatting. Dia bilang dia di Jogja. Biasanya kalau seperti itu komunikasinya 'aku sudah di sini mah, di sini mah'," ujar J Siburian.

Namun pada hari kejadian yakni pada Sabtu, Esther sama sekali tak ada kabar.

Diungkap ayah Esther, Adi Sianipar, putrinya tidak membalas chat-nya satu hari kemudian.

Padahal di hari Sabtu itu Adi mengaku ingin menjemput Esther pulang sama-sama ke Bogor.

"Terakhir komunikasi kemarin saya jam 12 WA dia karena saya lagi ke Jakarta, dia kan kos di Jakarta, jadi saya mau jemput dia kalau dia mau pulang. Ternyata jam 12 itu enggak ada balasan dari dia, HP-nya udah enggak aktif," pungkas Adi dalam wawancaranya di Kompas TV.

Hingga akhirnya pada Sabtu sore, Adi dikabari oleh perusahan tempat Esther bekerja.

Bahwa pesawat yang ditumpangi Esther hilang kontak.

"Saya dihubungi sama kantor IAT tempat dia bertugas. Mulai ditelepon tapi karena lagi di jalan, enggak saya angkat. Dia WA, bahwasanya pesawat yang ditumpangi Esther dari Jogja-Makassar lost contact," imbuh Adi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.