Polisi Ungkap Perkembangan Laporan Wardatina Mawa terhadap Insan-Inara soal Dugaan Perzinaan
January 19, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Kasubbidpenmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo mengungkap perkembangan laporan dari Wardatina Mawa soal dugaan perzinaan.

Konten kreator asal Medan, Sumatera Utara itu, sebelumnya melaporkan suaminya sendiri, Insanul Fahmi atas dugaan perzinaan dengan artis Inara Rusli.

Meski Insan mengaku sudah menikah siri dengan Inara, Mawa sampai saat ini belum mau mencabut laporannya.

Hal ini lantaran Mawa merasa sakit hati atas pernikahan siri Insan dengan Inara tanpa sepengetahuannya.

Lebih lagi Mawa sudah memberikan bukti rekaman CCTV yang berisikan dugaan hubungan intim antara Insan dan Inara.

Di tengah memanasnya kasus tersebut, Inara dan Insan telah mengajukan restorative justice (RJ) atau jalan damai, namun akhirnya ditolak oleh konten kterator 25 tahun itu.

"Kami ingin menyampaikan update tentang laporan dari saudari WM pada IR dan IF. Jadi pada hari Selasa tanggal 13 Januari, saudara IR telah datang menemui penyidik dan saat itu disampaikan kalau permohonan RJ terlapor ditolak oleh pelapor," kata Andaru, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (19/1/2026).

Setelah adanya permohonan RJ ditolak, pihak penyidik akan melakukan asesmen agar nantinya berlanjut pada gelar perkara.

Dengan dilakukan gelar perkara, laporan Mawa tersebut nantinya bisa terus berlanjut.

"Selanjutnya penyidik akan melakukan asesmen, ketika sudah ada keputusan bahwa permohonan RJ ditolak, maka penyidik akan melakukan asesmen terhadap perkara ini untuk melakukan gelar perkara untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya," terang Andaru.

Ia menyampaikan, kini pihaknya masih dalam proses penjadwalan untuk nantinya dilakukan gelar perkara.

Baca juga: Kuasa Hukum Minta Insanul Fahmi Segera Ambil Sikap jika Wardatina Mawa Tak Mau Dipoligami

"Jadwalnya masih dalam proses, untuk update-nya nanti kami sampaikan di kesempatan selanjutnya," ucapnya.

Sementara sebelumnya, Mawa mengaku memilih untuk tetap melanjutkan proses hukum.

Mawa menyebut dirinya  telah memberikan semua bukti-bukti ke kepolisian.

"Jadi semua bukti udah aku share ke penyidik dan udah semua komplit pokoknya," kata Mawa, dikutip dari YouTube Starpro Indonesia.

Kini ibu satu anak itu menyerahkan semua proses hukum kepada kepolisian.

"Udah tinggal gimana penyidik aja mengambil keputusan," ujarnya.

Dalam permasalahan ini, Mawa hanya menuntut keadilan untuk dirinya.

Pasalnya, Mawa menjadi korban atas kelakuan dari Insan hingga adanya pernikahan siri tanpa sepengetahuannya maupun izin.

"Aku saat ini hanya meminta keadilan aja seadil-adilnya," tandasnya.

Inara Rusli Ingin Berdamai dengan Mawa hingga Siap Lakukan Pertemuan

Di sisi lain, kuasa hukum Inara, Daru Quthny mengungkap keyakinannya perdamaian dengan Mawa bisa tercapai.

Daru menyebut keinginan Inara berdamai dengan Mawa memang tulus dari hati yang paling dalam.

Sehingga Daru sebagai kuasa hukum terus membantu untuk terciptanya perdamaian.

"Ya sejauh ini keyakinan kita memang Inara Rusli berkeinginan perdamaian itu, dari diri dia sendiri," ucap Daru, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

"Kami kuasa hukum hanya menjalankan apa yang menjadi keinginan dari diri dia tanpa ada intervensi apa pun," sambung Daru.

Baca juga: Soal Kemungkinan Insanul Fahmi Lanjutkan Pernikahan dengan Inara Rusli, Ini Kata Kuasa Hukum

Diakui Daru, pihaknya sampai saat ini memang belum bisa berkomunikasi dengan pihak Mawa.

Namun tim kuasa hukum telah meminta bantuan pihak lain untuk menjembatani perdamaian ini.

"Dari kami belum melakukan komunikasi."

"Kami dalam hal ini masih meminta dibantu oleh pihak Renakta supaya untuk bisa menjembatani," terang Daru.

Daru juga memastikan, kliennya siap menemui Mawa secara langsung untuk meminta maaf dan berdamai.

"Dipastikan iya, kalau perdamaian kan pasti akan bertemu antara Inara dan Mawa."

"InsyaAllah secepatnya, tapi kan kita belum berkomunikasi dengan pengacaranya Mawa," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Ifan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.