Dukung Pembangunan Flyover Taman Pelangi, Pemkot Surabaya Lebarkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
January 19, 2026 05:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memimpin langsung percepatan penataan dan pelebaran saluran air di kawasan Taman Pelangi, sebagai solusi ganda untuk mengatasi banjir kronis di wilayah Surabaya Selatan, sekaligus mendukung proyek strategis pembangunan Jalan Layang (Flyover) Taman Pelangi. 

Langkah masif ini dimulai dengan pembongkaran sejumlah bangunan, yang selama ini dinilai menghambat aliran air dari berbagai pemukiman menuju pembuangan akhir.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melakukan langkah konkret dalam menata kawasan Surabaya Selatan, agar terbebas dari genangan air. 

Fokus utama saat ini terletak di kawasan Taman Pelangi, yang menjadi titik temu aliran air dari berbagai wilayah. 

Selain untuk penanganan banjir, penataan ini juga merupakan bagian dari persiapan lahan untuk pembangunan Flyover Taman Pelangi yang akan dikerjakan bersama pemerintah pusat.

Baca juga: Pemkot Surabaya Cairkan Rp16 Miliar Ganti Rugi Lahan Flyover Taman Pelangi, Proyek Mulai Awal 2026

Normalisasi Saluran dan Pembongkaran Bangunan di Taman Pelangi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang akrab disapa Cak Eri, menjelaskan bahwa penataan saluran dilakukan menyusul eksekusi pembongkaran bangunan di sekitar kawasan tersebut. 

Selama ini, keberadaan bangunan liar dan penyempitan drainase menjadi faktor utama yang menghambat laju air saat hujan deras melanda. 

Kondisi saluran yang berbelok-belok dan patah menyebabkan aliran tidak maksimal.

"Dengan robohnya bangunan ini, maka untuk percepatan penanganan banjir, saluran yang ada akan kami lebarkan. Selama ini salurannya tidak bisa 'los' karena putus dan patah, sehingga mempengaruhi laju air,” ujar Cak Eri saat meninjau lokasi pembongkaran pada Senin (19/1/2026). 

Ia menargetkan seluruh pembongkaran rumah di kawasan tersebut tuntas dalam pekan ini, agar pengerjaan fisik drainase bisa segera dimulai.

Baca juga: Ini Desain Flyover Taman Pelangi Surabaya, Anggaran Pembangunan Capai Rp 355 Miliar

Koneksi Rumah Pompa Ahmad Yani Jadi Kunci Utama

Kawasan Taman Pelangi merupakan salah satu simpul banjir krusial, karena menjadi pertemuan aliran dari sejumlah wilayah padat penduduk. 

Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini, telah memerintahkan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya untuk segera memperbesar dimensi saluran agar mampu menampung volume air yang besar.

“Ini simpulnya banjir, karena terhubung dengan Kebon Agung yang menarik aliran dari Injoko dan Gayungsari. Nantinya, saluran Kebon Agung akan terkoneksi dengan Injoko, yang dibantu rumah pompa di Jalan Ahmad Yani yang kini masuk tahap penyelesaian,” jelas Cak Eri. 

Ia menambahkan, bahwa dengan optimalisasi sistem pompa, air dari Ketintang Baru nantinya akan dibelokkan menuju Kebon Agung dan dibuang langsung ke Kali Surabaya, alih-alih hanya melewati Jalan Ahmad Yani.

Baca juga: Desain Flyover Taman Pelangi Berbentuk Curved Ramp, Hubungkan Jalan Ahmad Yani dan Jemur Andayani

Sinergi Pemkot Surabaya dan Kementerian PU Bangun Flyover

Selain urusan drainase, pembongkaran lahan di kawasan ini menjadi karpet merah bagi pembangunan Flyover Taman Pelangi. 

Setelah lahan siap dan bersih dari bangunan, Pemkot Surabaya akan segera melapor ke pemerintah pusat agar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bisa memulai pengerjaan konstruksi fisik.

"Insya Allah kemarin Kementerian PU sudah merencanakan, jadi nanti segera disurvei dan pelaksanaannya akan dilakukan di tahun ini. Dengan model seperti ini, pembangunan kawasan selatan bisa tuntas dan persoalan banjir dapat kami atasi secara bertahap,” pungkas Cak Eri. 

Ia juga memastikan, bahwa seluruh penghuni bangunan yang terdampak telah menyepakati proses pembongkaran dan mendapatkan solusi yang adil dari pemerintah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.