TRIBUNMATARAMAN.COM, SUMENEP - Event olahraga RS BHC Run 2026 dipastikan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kegiatan yang diprakarsai Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) dan bekerja sama dengan TribunJatimNetwork ini digadang-gadang menjadi event lari terbesar dan paling spektakuler yang pernah digelar di Kabupaten Sumenep.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menerima silaturahmi jajaran manajemen RS BHC di kediamannya, Minggu (18/1/2026) malam.
Rombongan RS BHC dipimpin langsung oleh Manager Humas & Marketing RS BHC Sandra Rahestri bersama Race Director RS BHC Run 2026, Adi Widodo guna mematangkan persiapan pelaksanaan event yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026 mendatang.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, bahwa Pemkab Sumenep mendukung sepenuhnya setiap kegiatan positif yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk melalui olahraga.
Baca juga: Hadiah Hingga Rp 1 Miliar! RS BHC Run 2026 Usung Sport Tourism di Sumenep
Menurutnya, olahraga seharusnya tidak diposisikan sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
"Olahraga harus menjadi budaya. Hidup sehat itu bisa dimulai dari hal yang sederhana. Lari adalah contoh olahraga yang mudah, murah dan bisa dilakukan siapa saja," tutur Bupati Achmad Fauzi dalam pertemuan tersebut.
Ia menilai, RS BHC Run 2026 memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya kesehatan fisik sebagai fondasi utama produktivitas dan kualitas hidup.
"Kegiatan positif yang menyangkut peningkatan pembangunan di Madura akan kami dukung. RS BHC Run 2026 ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat terus bergerak, aktif dan konsisten berolahraga," tegasnya.
Lebih jauh, Bupati Fauzi menambahkan bahwa event tersebut bukan semata tentang mencapai garis finis, melainkan juga sebagai sarana edukasi publik agar masyarakat terbiasa melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Sementara itu, Manager Humas & Marketing RS BHC Sandra Rahestri menyampaikan komitmennya untuk menjadikan RS BHC Run 2026 sebagai ajang yang mampu mengangkat nama Kabupaten Sumenep, khususnya di tingkat Jawa Timur.
"Kegiatan akbar ini merupakan event lari pertama dan terbesar di Sumenep. Kami ingin menjadikannya sebagai kebanggaan daerah," kata Sandra.
Dirinya menjelaskan, RS BHC Run 2026 akan diikuti sekitar 7.000 peserta dan dipusatkan di depan RS BHC, tepatnya di Jl Lingkar Barat Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
Event ini menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5K, 8K, dan Fun Walk, yang terbuka bagi masyarakat ber-KTP Jawa Timur.
Tak hanya itu, total hadiah yang disiapkan mencapai Rp1 miliar, dengan hadiah utama kategori 8K sebesar Rp100 juta masing-masing untuk juara putra dan putri.
"Kami tidak hanya melibatkan pelari profesional atau atlet, tetapi juga masyarakat umum yang gemar berolahraga, termasuk jalan santai," jelasnya.
Sandra berharap, event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mampu memperkenalkan kekayaan seni, budaya, dan kuliner khas Sumenep kepada peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
"Kami ingin nama Sumenep semakin dikenal, baik dari sisi budaya, seni, hingga kuliner wisatanya," imbuhnya.
Di sisi lain, Race Director RS BHC Run 2026 Adi Widodo mengungkapkan, antusiasme peserta sudah terlihat sejak awal pendaftaran dibuka.
"Hingga hari ini, peserta yang mendaftar sudah hampir mencapai seribuan," Sebut Adi.
Ia menyebut, RS BHC Run 2026 merupakan hajatan besar masyarakat Sumenep yang diperuntukkan bagi warga Jawa Timur.
Pihaknya juga mengaku bangga dan terhormat atas dukungan penuh dari Bupati Sumenep terhadap pelaksanaan event tersebut.
"Semoga jalinan kerja sama ini tetap terajut dengan baik dan acara RS BHC Run 2026 dapat berjalan lancar serta sukses," harapnya. (*)
(Ali Hafidz Syahbana/TribunMataraman.com)