Dapur SPPG untuk Makan Bergizi Gratis Mulai Dibangun di Tana Tidung, Wilayah 3T Jadi Perhatian
January 19, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG- Pemkab Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara ) terus mematangkan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) melalui pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah.

Salah satu pembangunan dapur SPPG yang sudah terlihat progresnya dan kini sudah berupa bangunan siap pakai yang dibangun di Desa Sesayap, Kecamatan Sesayap Hilir, Tana Tidung

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Tana Tidung, Rudi, mengatakan saat ini pembangunan dapur SPPG dilakukan dengan beberapa pola, yakni dapur mandiri atau disebut juga aglomerasi, serta dapur untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Untuk MBG di Tana Tidung saat ini proses pembangunan dapur SPPG. Dapur SPPG itu ada yang aglomerasi atau yang mandiri, dan ada juga yang 3T atau spot-spot,” kata Rudi kepada TribunKaltara.com Senin (19/1/2026).

Baca juga: Dapur SPPG Polres Tarakan Selesai Direnovasi, Saat Ini Persiapan Operasional Penyaluran MBG

Rudimenjelaskan, hingga saat ini dua dapur SPPG mandiri telah selesai dibangun dan siap digunakan. Sementara dapur SPPG di wilayah 3T, terdapat empat titik yang telah ditetapkan.

“Update terakhir yang mandiri sudah terbangun dua dapur yang siap. Kalau yang wilayah 3T ada empat, kalau tidak salah di Kujau, Mendupo, Bebatu, dan Sengkong,” ujarnya.

Rudi menambahkan, Kecamatan Tana Lia sejatinya juga masuk dalam titik 3T, Namun hingga kini belum ada kontraktor yang bersedia mengerjakan pembangunan di wilayah tersebut.

“Seharusnya Tana Lia juga masuk titik wilayah 3T, tapi tidak ada yang sanggup kontraktornya. Makanya nanti kami laporkan supaya jalan dulu sambil kita monitoring,” jelasnya.

Kecamatan Tana Lia sendiri merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Tana Tidung yang letaknya berada di pulau terpisah dari wilayah lainnya yang dapat dijangkau melalui akses darat.

Baca juga: Pastikan Dukung Program MBG, Kapolda Kaltara Cek Kesiapan Dapur SPPG Polresta Bulungan

Untuk ke Kecamatan Tana Lia dari Kecamatan Sesayap yang merupakan ibukota Kabupaten Tana Tidung sendiri hanya dapat ditempuh melalui jalur air dengan durasi perjalanan kurang lebih dua hingga dua setengah jam.

Ia menyebutkan, mekanisme pembangunan dapur SPPG tidak sepenuhnya bersifat kontraktual. 

Pembangunan dapat dilakukan terlebih dahulu, kemudian diverifikasi oleh tim terkait.

“Polanya kan tidak seperti kontraktual pembangunannya. Membangun saja, nanti ada timnya baru diganti,” katanya.

Saat ini, DPPP Tana Tidung juga masih menunggu kedatangan tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan pengecekan kesiapan dapur SPPG sebelum operasional penuh.

“Kami lagi menunggu tim dari BGN untuk melihat kesiapan SPPG karena nanti yayasan yang ditunjuk BGN akan bermitra dengan dapur SPPG,” ungkap Rudi.

TINJAU DAPUR MBG- Rombongan Ombudsman RI, Ombudsman Kaltara, Wakil Wali Kota Tarakan di dapur makan bergizi gratis (MBG), SPPG Muhammadiyah Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (22/10/2025).
ILUSTRASI DAPUR SPPG- Rombongan Ombudsman RI, Ombudsman Kaltara, Wakil Wali Kota Tarakan di dapur makan bergizi gratis (MBG), SPPG Muhammadiyah Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (22/10/2025). (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Ia menjelaskan, ke depan dapur SPPG akan diregistrasi secara resmi, termasuk pembukaan virtual account sebagai mekanisme transaksi operasional.

“Jadi mungkin nanti diregistrasi dulu, dibikinkan virtual account, kemudian transaksinya lewat virtual account itu,” jelasnya.

Terkait data penerima manfaat MBG, Rudi mengatakan pendataan dilakukan oleh dua organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan ketentuan petunjuk teknis.

“Kalau mengikuti juknis penerima manfaat MBG itu dipegang dua OPD. Dinas Kesehatan untuk data ibu menyusui, ibu hamil, lansia, dan balita, kemudian Dinas Pendidikan untuk anak-anak prasekolah, siswa SD, SMP, dan SMA,” katanya.

Seluruh data tersebut kemudian dirangkum oleh satuan tugas (satgas) dan dibagi sesuai dengan cakupan masing-masing dapur SPPG.

“Database itu kami rangkum di satgas, kemudian kami bagi per dapur SPPG,” pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.