Bukannya Takut Sejumlah Warga di Perigi OKI Malah Manfaatkan Luapan Sungai Komering Untuk Cuci Motor
January 19, 2026 06:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Meski debit air Sungai Komering terus meningkat akibat diguyur hujan deras sepekan terakhir, hal ini tak menyurutkan niat masyarakat Kelurahan Perigi, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk beraktivitas dan mencari hiburan di pinggiran sungai.

Alih-alih merasa khawatir, sejumlah masyarakat justru memanfaatkan luapan air di area dermaga untuk menjadi sarana bermain dan tempat mencuci motor gratis.

Saat meninjau lokasi dermaga yang menjadi tempat perahu bersandar di Kelurahan Perigi.

Tampak seorang warga, Melias tengah asyik mencuci sepeda motornya karena air sungai naik ke permukaan beton dermaga.

"Mumpung air lagi pasang dan naik ke atas dermaga, jadi lumayan bisa cuci motor sendiri di sini. Airnya juga masih cukup bersih untuk sekadar menyiram lumpur," ujar Melias sembari menggosok kendaraan pada Senin (19/1/2026) pagi.

Melias mengaku fenomena meluap air sungai seolah menjadi agenda tahunan yang cukup dinanti dan selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar.

Terutama bagi yang ingin membersihkan kendaraan tanpa harus keluarkan biaya ketempat pencucian motor dan sebagai salah satu wahana waterbom dadakan.

"Saat permukaan air mulai naik dan menggenangi lantai dermaga, setiap pagi dan sore hari lokasi ini berubah menjadi area bermain air bagi anak-anak, orangtua dan tempat mencuci motor bagi orang dewasa," terangnya.

Baca juga: Belajar dari Banjir 2024, BPBD Imbau Warga OKU Waspada Kondisi Cuaca dan Pantau Tinggi Muka Air

Baca juga: Antisipasi Debit Air Sungai Komering OKUT Meningkat, Polisi Perketat Pemantauan Wilayah Rawan Banjir

Meskipun terlihat menyenangkan, Melias mencatat ada perbedaan signifikan luapan air kali ini.

Menurut pantauannya, debit air tahun ini terasa lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun ini airnya lebih tinggi (dibanding tahun lalu). Kalau hujan terus selama seminggu lagi, kemungkinan besar air bisa meluap sampai ke daratan dan masuk ke pemukiman warga," bebernya.

Kekhawatiran Melias bukan tanpa alasan. Ia mendapatkan informasi di beberapa titik, seperti Kelurahan Kedaton air sudah mulai merendam bagian bawah puluhan rumah panggung warga yang posisinya lebih rendah.

Meski wilayah Perigi dan sekitarnya air belum sampai masuk ke dalam rumah, tapi warga tetap waspada dan bersiaga.

"Kami sangat berharap intensitas hujan segera berkurang agar debit air Sungai Komering tidak terus meningkat dan mengancam tempat tinggal yang ada didekat sungai," pungkasnya.

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.