Pemicu Suami Bunuh Istri di Perumahan Sukaraja Bogor, Diduga Kesal Karena Banyak Utang
January 19, 2026 09:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Suami tega membunuh istrinya sendiri di Perumahan Ambar Residence 1, Desa Nagrak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor semalam, Minggu (18/1/2026) sekira pukul 21.00 WIB.

Untuk suami yang juga sebagai pelaku bernama Nawawi (46) dan korban bernama Enung (51).

Ketua RT setempat, Tata Sunarta mengatakan, Nawawi tega menghabisi istrinya diduga karena dipicu rasa kesal.

Rasa kesal itu juga muncul sebab kondisi ekonomi dari Nawawi terdesak atau terhimpit.

Ia memiliki banyak utang kepada warga.

Ia juga diduga sudah melakukan penipuan kepada orang lain.

“Karena banyak juga korban yang ketipunya datang kesini. Mungkin tertekan ditagih hutang piutang, malahan dia itu sudah melarikan motor orang lain. Sampai sekarang motornya masih ada,” kata Tata saat dijumpai TribunnewsBogor.com di kediamannya, Senin (19/1/2026).

Beberapa orang korban yang sudah ditipunya itu menemuinya.

Ia bahkan tiba-tiba mendatangi Enung di rumah yang juga menjadi lokasi pembunuhan.

Enung sebelum kejadian memang sudah dua hari berada di rumah anaknya yang berlokasi di Ambar Residence.

Nawawi akhirnya melampiaskan tekanan itu kepada istrinya.

“Memang sudah banyak yang kena ketipu sama pelaku. Si pelaku yang bermasalah, kalau berapa hutangnya saya kurang jelas, karena kan memang bukan warga disini. Jadi mereka itu bertamu disini terus berbuat ulah disini,” ucapnya.

“Pas disini (Ambar Residence) mungkin yang si korban penipuan pada datang. Mungkin dia tertekan, masuk ke kamar, terus digorok gitu lehernya,” tambahnya.

Enung pun kehabisan darah meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Meninggalnya sebelum di rumah sakit. Dari sini masih hidup. Darahnya juga banyak bercecer di depan rumah. Mungkin meninggal di perjalanan, karena kebanyakan keluar darah. Sempat dibawa ke klinik aulia terus dibawa ke PMI,” tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.