Gurandil Jadi Korban Tewas dalam Lubang Tambang Emas di Bogor, Rencana Nikah Setelah Lebaran Sirna
January 19, 2026 09:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAJAYA - Nasib malang menimpa Isep Septiana, seorang pria yang tinggal di wilayah Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Ia menjadi salah satu korban tewas dalam lubang tambang emas di kawasan izin usaha pertambangan (IUP) PT. Antam UPBE Pongkor di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Kepulan asap mengandung karbon monoksida (CO) yang tiba-tiba muncul membuatnya kesulitan bernafas lalu meninggal dunia.

Jasadnya ditemukan dan dievakuasi pada Minggu (19/1/2026) setelah insiden itu terjadi pada Selasa (13/1/2025).

Pria berusia 27 tahun itu merupakan tulang punggung keluarga karena sang ayah sakit sehingga sulit berjalan.

Isep Septiana sebelumnya berjualan soto, namun karena sepi pembeli ia memilih menjadi penambang emas ilegal atau gurandil.

Pada awalnya ia diajak oleh temannya untuk menjadi kuli panggul beban atau batuan yang mengandung emas.

Namun karna penghasilannya minim, Isep Septiana memilih cara yang lebih beresiko lagi untuk mendapatkan uang yakni masuk ke dalam lubang galian tambang.

"Dua hari, dua malam biasanya mikul. Cuma sepi mikulnya jadi dia ikut ngambil (masuk ke lubang) sama temennya," ujar sepupu korban, Siti (38), Senin (19/1/2026).

Menurutnya, dengan resiko yang tinggi penghasilan yang didapat dibandingkan menjadi kuli panggul pun berbeda.

Ia menyebut penghasilan yang didapat selama dua hari dua malam naik menjadi dua kali lipat sehingga hal itu yang membuat korban mengambil resiko itu.

"Gak juga tau ya, kalau pikul paling Rp200 ribu dua malam gitu, kalau itu (masuk ke lubang) mungkin ada Rp400 ribu jadi dia tergiur," katanya.

Uang yang dihasilkan olehnya menjadi gurandil akan dikumpulkan untuk meminang sang kekasih hati.

Bahkan, rencananya pernikahan itu bakal digelar dalam waktu dekat yakni setelah lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026.

Namun takdir berkata lain, Isep Septiana telah lebih dulu dipanggil oleh Sang Maha Kuasa sebelum pernikahan itu digelar.

"Baru mau (nikah) abis lebaran dia. Untuk tanggalnya belum, rencana doang abis lebaran katanya mau nikah udah bilang abis lebaran," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.