Debit Perairan di Kampar Terus Menyusut, Bagaimana Bukaan Pintu Pelimpah Waduk PLTA?
January 19, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Debit perairan di Kampar terus menyusut. Curah hujan tidak menyebabkan kenaikan debit air seperti di Waduk PLTA Koto Panjang. 

Debit air masuk (inflow) Waduk PLTA Koto Panjang bertahan sekitar 150 meter kubik per detik (m3/s) hingga Senin (19/1/2026). Inflow cukup besar terakhir pada Sabtu (17/1/2026), yakni hampir 500 m3/s. 

Sementara debit air keluar (outflow) lebih besar dari inflow. Bertahan di volume hampir 500 m3/s, akumulasi outflow melalui turbin dan dua unit pintu pelimpah (spillway gate).

Manajer Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Dhani Irwansyah menyebutkan, elevasi setinggi 80,64 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Senin (19/1/2026) pukul 14.00 WIB. 

Elevasi menurun ke batas terendah level normal atau normal water level (NWL) 80,60 mdpl. Elevasi tinggal empat centimeter lagi menyentuh level bawah atau low water level (LWL) yang mulai dari 80,59 mdpl.

Ia mengatakan, bukaan pintu pelimpah masih dipertahankan karena elevasi masih di atas Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW) 2026. Elevasi masih 80,61 mdpl pada pukul 16.00 WIB.

"Sedangkan elevasi RTOW 2026 adalah di 79,05 mdpl, jadi masih ada selisih 1,56 meter antara elevasi aktual dengan elevasi RTOW 2026," jelasnya kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurut dia, pelepasan dini (early release) air waduk tetap dilakukan dengan kondisi tersebut. Early release melalui dua pintu pelimpah masing-masing setinggi 50 cm (2 x 50 cm).

Melihat kondisi masih seperti ini maka tetap dilakukan early release melalui pembukaan pintu spillway (2 pintu x 50 cm). Hal ini berdasarkan prosedur Early Release bendungan yang ada," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kampar, Adi Candra Lukita mengatakan, debit perairan sungai dan waduk terpantau normal.

"Kondisi debit air normal. Termasuk inflow PLTA," katanya kepada Tribunpekanbaru.com. Ia mengatakan, cuaca di Kampar cerah berawan dalam dua hari terakhir. 

Ia berharap, kondisi stabil perairan bertahan sampai kembali normal dan pintu pelimpah ditutup kembali.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.