Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong transformasi ekonomi Jakarta, khususnya melalui digitalisasi.
“Pengalaman kami menunjukkan bahwa kolaborasi dengan Bank Indonesia dan OJK mampu memberikan dampak nyata. Salah satunya melalui lomba digitalisasi pasar yang hasilnya mampu meningkatkan transaksi hingga 47 persen,” kata Pramono saat menghadiri pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, di The Ballroom Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin.
Pramono menjelaskan, Jakarta memiliki 153 pasar yang terus didorong untuk menerapkan sistem digital melalui skema perlombaan yang melibatkan BI dan OJK sebagai juri. Perbankan nasional, termasuk bank-bank Himbara dan Bank Jakarta, turut berpartisipasi dalam mendampingi pasar-pasar tersebut.
Hal itu menunjukkan bahwa pendekatan kreatif dan kolaboratif mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian Jakarta.
Dia pun menyampaikan apresiasi kepada BI sebagai mitra strategis Pemprov DKI Jakarta yang berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memperkuat fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kerja sama ini akan terus diperkuat, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi.
“Kami optimistis dengan kolaborasi yang solid, Jakarta akan terus tumbuh dan bertransformasi menjadi kota global yang berdaya saing. Transformasi tersebut akan dilanjutkan melalui penguatan ekonomi, infrastruktur, sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi melalui berbagai program strategis, termasuk Simfoni Jakarta: Protect, Connect, dan Forwrd Jakarta.
Aida juga berharap sinergi dan kolaborasi tersebut terus diperkuat untuk mewujudkan visi Indonesia maupun visi Jakarta 2045 di tengah tantangan yang akan semakin kompleks ke depannya.







