Polisi Dalami Motif Pembunuhan Kakek di Pulau Sewangi Batola, Kejiwaan Pelaku Bakal Diperiksa
January 19, 2026 11:43 PM


BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Peristiwa tragis pembacokan terhadap seorang kakek oleh cucunya sendiri yang terjadi di Desa Pulau Sewangi RT 01, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, pada Minggu (18/1), masih didalami oleh petugas Polsek Alalak Batola.

Korban diketahui bernama H Aman (78), berdasarkan identitas KTP. Ia tewas bersimbah darah setelah dibacok oleh pelaku berinisial J (25), yang tak lain adalah cucunya sendiri.

"78 tahun sesuai KTP nya," kata Kapolsek Alalak, Iptu Fakhri Safrizal Wiratama STrK, saat dikonfirmasi.

Pelaku J menghabisi korban menggunakan senjata tajam jenis mandau, menyebabkan luka parah di sekujur tubuh korban, mulai dari leher, punggung, hingga tangan.

Tak lama setelah kejadian, pelaku diamankan oleh petugas Polsek Alalak. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif di balik pembunuhan tersebut.

Baca juga: Dikepung Banjir Tahunan, Pemko Banjarbaru Kebut Normalisasi Sungai di Daerah Rawan

“Untuk motifnya masih kami dalami melalui keterangan saksi-saksi terdekat,” ujar Fakhri.

Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar dan keluarga, karena terjadi mendadak tanpa pemicu yang jelas.

“Tidak ada macam-macam tadi pagi, tiba-tiba aja,” ungkap Habibah, keponakan korban.

Dari informasi keluarga, pelaku disebut-sebut memiliki indikasi gangguan jiwa. 

“Memang sudah lima tahun ada gangguan. Pernah mau dibawa ke RSJ Sambang Lihum, tapi sempat kembali normal,” tambah Lina, keponakan korban lainnya.

Pihak kepolisian menyatakan akan mendalami dugaan gangguan jiwa yang dialami pelaku.

“Kami akan berkoordinasi dengan dokter kejiwaan, karena dari pihak keluarga belum pernah dilakukan tes kejiwaan,” pungkas Fakhri. (Banjarmasinpost.co.id/saiful rahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.