TRIBUNKALTIM.CO - Hasil Lazio vs Como 1907 pada pekan ke-21 Serie A Liga Italia 2025-2026 berakhir dengan skor 0-3 untuk tim tamu.
Cesc Fabregas kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih muda yang menjanjikan di Serie A.
Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu sukses membawa Como 1907 menaklukkan Lazio dengan skor telak 3-0, sekaligus mengulang kemenangan taktis atas mantan gurunya, Maurizio Sarri.
Bertanding di Stadion Olimpico pada pekan ke-21 Liga Italia 2025–2026, Senin (19/1/2026) atau Selasa dini hari WIB, Como tampil efektif sejak menit awal.
Tim tamu langsung mencuri keunggulan cepat dan mampu mengontrol jalannya laga meski berstatus sebagai tim pendatang.
Baca juga: Prediksi Skor Lazio vs Como dan Tempat Menonton di Indonesia
Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih setelah Como sempat melewati dua laga tanpa kemenangan di Serie A.
Di bawah arahan Fabregas, I Lariani justru menunjukkan permainan agresif, terorganisasi, dan klinis saat menghadapi Lazio yang dilatih sosok berpengalaman seperti Sarri.
I Lariani datang dengan modal 2 laga beruntun tak menang di Serie A karena mereka hanya menuai hasil seri 1-1 kontra Bologna dan kalah 1-3 dari AC Milan.
Secara peringkat, tim tamu lebih diunggulkan ketimbang Lazio yang menjadi tuan rumah.
Selain itu duel guru melawan murid turut serta saat Maurizio Sarri dan Cesc Fabregas kembali beradu taktik di atas lapangan kali ini setelah pertama terjadi musim lalu.
Hasilnya, Fabregas kembali memecundangi gurunya tersebut.
Kali ini pelatih asal Spanyol itu mengantarkan Como meraih kemenangan telak 3-0 atas Lazio.
Kesuksesan I Lariani tak lepas dari dwigol yang dicetak Nico Paz dan satu gol dari Martin Baturina.
Baca juga: Prediksi Lazio vs Como di Liga Italia Serie A, Statistik yang Kontras Musim Ini
Laga diawali dengan mengeningkan cipta untuk Rocco Commisso, presiden Fiorentina, yang meninggal di usia ke-76 tahun pada akhir pekan lalu.
Setelah itu saat pertandingan berjalan sekitar 100 detik, Como sudah unggul 1-0 berkat lesakan melengkung dari Martin Baturina.
Umpan dari Alex Valle di dalam kotak penalti Lazio sambil terjatuh berhasil dimanfaatkan oleh Baturina yang menyambutnya tepat di depan gawang dengan kaki kanannya.
Kiper tuan rumah, Ivan Provedel, terkecoh dengan tendangan Baturina, karena sempat membentur satu pemain bertahan. Como memimpin 1-0.
I Biancoceleste sempat mendapatkan peluang pertamanya untuk mencetak gol pada menit ke-14 lewat tembakan jarak jauh Danilo Cataldi yang masih bisa diamankan oleh Jean Butez.
Namun, justru Como yang berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-24.
Kali ini giliran wonderkid andalannya, Nico Paz, yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Sapuan kurang sempurna dari Mario Gila yang hendak membuang bola hasil umpan tarik Baturina justru jatuh ke kaki Paz yang menusuk ke depan gawang dan segera disambar untuk menjadi gol.
Laga sempat terhenti saat memasuki setengah jam permainan usai Maxence Caqueret dilanggar di dalam kotak penalti oleh Kenneth Taylor.
Setelah dilakukan pengecekan via VAR, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti untuk I Lariani.
Baca juga: Lazio Diterpa Perang Terbuka Sarri dengan Lotito, Apa Akar Masalahnya?
Sayangnya, eksekusi penalti yang diambil oleh Paz pada menit ke-35 gagal berujung gol karena sepakannya mampu ditangkis oleh Provedel.
Pertandingan Lazio vs Como sendiri berjalan keras dan sarat emosi karena kartu kuning bertebaran usai empat kartu dikeluarkan wasit dengan 3 untuk tuan rumah sedangkan satu buat tamu.
Hingga paruh pertama usai, Como berhasil mempertahankan keunggulan 2 gol tanpa balasnya.
Di babak kedua, dominasi Como terhadap tuan rumah tetap terjaga.
Malahan Lazio alih-alih mencetak gol justru kebobolan untuk ketiga kalinya pada menit ke-49.
Kembali Paz mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan jarak jauhnya untuk menjebol gawang Provedel.
Golnya tercipta dengan indah, di mana dirinya melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti usai memanfaatkan assist backheel dari Baturina. Como memimpin 3-0.
Setelah itu pasukan Cesc Fabregas benar-benar mencoba mengendalikan permainan atas tuan rumah.
Como kembali mendapatkan kesempatan melebarkan jarak pada menit ke-73 lewat tembakan dari Lucas Da Cunha yang masih bisa diamankan oleh Provedel usai menuntaskan umpan terobosan dari Paz.
Baca juga: Rapor Pemain Lazio Kalahkan Verona 1-0, Debut Kenneth Taylor dan Petar Ratkov Memuaskan
Dua menit jelang bubaran giliran Lazio yang memperoleh peluang emas mencetak gol lewat sontekan jarak jauh yang dilepaskan oleh Gustav Isaksen.
Hingga pertandingan berakhir klub milik konglomerat Indonesia yang dinaungi Djarum Group tersebut tetap mengunci keunggulan 3-0 atas Tim Elang Ibu Kota.
Lazio 0-3 Como 1907 (Martin Baturina 2', Nico Paz 24', 49')
Berikut susunan pemain Lazio dan Como 1907:
Lazio (4-3-3): 94-Ivan Provedel; 77-Adam Marusic, 34-Mario Gila, 13-Alessio Romagnoli, 3-Luca Pellegrini; 21-Reda Belahyane, 32-Danilo Cataldi, 24-Kenneth Taylor; 10-Mattia Zacagni, 20-Petar Ratkov, 22-Matteo Cancellieri
Pelatih: Maurizio Sarri
Como (4-2-3-1): 1-Jean Butez; 28-Ivan Smolcic, 14-Jacobo Ramon, 34-Diego Carlos, 3-Alex Valle; 23-Maximo Perrone, 6-Maxence Caqueret; 33-Lucas Da Cunha, 10-Nico Paz, 20-Martin Baturina; 17-Jesus Rodriguez
Pelatih: Cesc Fabregas. (*)