TRIBUNNEWS.COM - Sebuah anggapan Cristiano Ronaldo belum berani pensiun gegara sebuah pencapaian Lionel Messi bersama Argentina, mencuat. Legenda Manchester United mewajarkan ambisi CR7 untuk menyamai capaian timnas milik La Pulga!
Cristiano Ronaldo telah menginjak usia 40 tahun, tetapi ambisinya di level tertinggi sepak bola belum menunjukkan tanda mereda.
Tubuhnya mungkin menua, namun hasratnya untuk terus mengukir sejarah tetap tak pernah padam.
Hal itu tercermin bagaimana konsistensi Cristiano Ronaldo terus menjadi mesin gol untuk tim elite Liga Arab Saudi, Al Nassr. Selain menjadi top skorer di liga, Cristiano Ronaldo juga semakin dekat dengan target 1000 gol.
Mantan penggawa Manchester United, Real Madrid, dan Juventus ini sudah mengumpulkan 959 gol.
Ini berarti penyerang kelahiran 5 Februari 1985 tersebut membutuhkan 41 lesakan lagi untuk mencapai targetnya.
Meski sejak kepindahannya dari Manchester United tahun 2022, belum memberikan gelar juara liga bagi Al Nassr, tetapi Cristiano Ronaldo menjadi panutan di Arab Saudi. Banyak bintang top Eropa mencari peruntungannya di Liga Arab Saudi.
Di tengah banyak pemain yang memilih menurunkan standar di usia senja, Ronaldo justru masih mengejar pencapaian terbesar.
Gelar Piala Dunia menjadi satu mimpi yang belum terwujud dalam kariernya yang gemilang.
Statusnya sebagai kapten Portugal dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level internasional menjadi bukti ia belum selesai.
Cristiano Ronaldo masih ingin menutup karier dengan sesuatu yang benar-benar ikonik.
Persaingan panjang dengan Lionel Messi pun tak bisa dilepaskan dari cerita ini.
Keberhasilan Messi mengangkat trofi Piala Dunia diyakini menjadi pemantik ambisi Ronaldo untuk terus bertahan.
Mantan gelandang Manchester United, Kleberson, meyakini Cristiano Ronaldo memiliki tekad kuat untuk menjuarai Piala Dunia sebelum gantung sepatu.
Baca juga: Lelah Menyapa Cristiano Ronaldo, Efek Jadwal Padat Bikin Al Nassr Terancam Tanpa CR7 Hadapi Damac FC
Menurutnya, ambisi itu lahir dari mentalitas khas pemain besar yang selalu ingin melampaui batas.
Kleberson menilai, Ronaldo bukan tipe pemain yang puas dengan pencapaian nyaris sempurna. Selalu ada dorongan internal untuk menyamai, bahkan melampaui, rival terdekatnya.
Keberhasilan Lionel Messi membawa Argentina menjadi juara dunia pada 2022 disebut meninggalkan rasa penasaran tersendiri di benak Ronaldo.
Trofi itu menjadi satu-satunya kepingan besar yang belum ia miliki.
“Di dalam hatinya, ia mungkin merasa ‘ya ampun, aku harus memenangkan Piala Dunia, aku tidak bisa mengakhiri karierku seperti ini'," terang Kleberson dikutip dari laman GOAL International.
Kleberson menilai, ambisi semacam itu bukan hanya milik Cristiano Ronaldo semata.
Pemain-pemain hebat dunia umumnya memiliki pola pikir serupa ketika melihat rivalnya mencapai puncak tertinggi.
Menurutnya, rasa ingin menang di level tertinggi selalu tertanam kuat dalam diri para pemain elite.
Piala Dunia menjadi tolok ukur supremasi yang sulit diabaikan.
Ia lantas mengklaim bagaimana pemain lain juga pasti merasakan dorongan emosional serupa. Keberhasilan satu bintang bisa menjadi pemicu ambisi bintang lainnya.
“Ia harus bekerja keras. Bukan hanya ia, tetapi juga pemain lain," seru Kleberson.
"Neymar mungkin juga berpikir ‘Messi sudah punya Piala Dunia, aku belum’. (Erling) Haaland juga, ia mungkin tidak akan mendapatkan Piala Dunia. Itu ada di dalam diri para pemain, di dalam diri para pemain top ini," klaimnya mengakhiri.
(Tribunnews.com/Giri)