Cari Pelampiasan setelah Ditagih Utang Warga, Nawawi Gorok Leher Istrinya di Rumah
January 20, 2026 09:38 AM

TRIBUNBATAM.id - Insiden berdarah menimpa pasangan suami istri (pasutri) di Perumahan Ambar Residence 1, Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor semalam, Minggu (18/1/2026) sekira pukul 21.00 WIB.

Seorang suami bernama Nawawi (46) tega menghabisi nyawa istrinya Enung (51) dengan cara menggorok lehernya menggunakan senjata tajam.

Pemicu Nawawi melakukan perbuatan kejinya karena himpitan ekonomi serta kekesalan yang memuncak.

Hingga akhirnya Nawawi melampiaskan kekelasannya kepada sang istri yang sedang berada di rumah.

Ketua RT setempat, Tata Sunarta, membeberkan informasi yang didapatkannya setelah kejadian tersebut.

Tata Sunarta menyebut Nawawi memiliki banyak utang kepada warga dan bahkan melakukan penimpuan kepada orang lain.

“Karena banyak juga korban yang ketipunya datang ke sini. Mungkin tertekan ditagih utang piutang, malahan dia itu sudah melarikan motor orang lain. Sampai sekarang motornya masih ada,” kata Tata saat dijumpai TribunnewsBogor.com di kediamannya, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan di Batam Renggut Nyawa Dwi Putri, 4 Tersangka Peragakan 97 Adegan

Ternyata korban yang ditipu mendatangi rumah Nawawi hingga membuatnya terdesak.

Setelah itu, Nawawi tiba-tiba mendatangi Enung di rumah yang juga menjadi lokasi pembunuhan.

Enung sebelum kejadian memang sudah dua hari berada di rumah anaknya yang berlokasi di Ambar Residence.

Nawawi akhirnya melampiaskan tekanan itu kepada istrinya.

“Memang sudah banyak yang kena ketipu sama pelaku. Si pelaku yang bermasalah, kalau berapa utangnya saya kurang jelas, karena kan memang bukan warga di sini. Jadi mereka itu bertamu di sini terus berbuat ulah di sini,” ucapnya.

“Pas di sini (Ambar Residence) mungkin yang si korban penipuan pada datang. Mungkin dia tertekan, masuk ke kamar, terus digorok gitu lehernya,” tambahnya.

Enung pun kehabisan darah meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Meninggalnya sebelum di rumah sakit. Dari sini masih hidup. Darahnya juga banyak bercecer di depan rumah. Mungkin meninggal di perjalanan, karena kebanyakan keluar darah. Sempat dibawa ke klinik aulia terus dibawa ke PMI,” tandasnya.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.