TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana penuh semangat dan kebanggaan terasa kuat di Lapangan Boki Hontinimbang, Senin (19/1/2026), saat Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116.
Lapangan Boki Hontinimbang terletak di Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan merupakan alun-alun utama dan pusat kegiatan warga.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, berlangsung khidmat namun tetap meriah, dihiasi ragam ornamen budaya khas Bolaang Mongondow Raya.
Sejak pagi, lapangan telah dipadati peserta upacara dan masyarakat yang datang menyaksikan jalannya peringatan hari bersejarah ini.
Barisan aparat, ASN, pelajar, TNI/Polri, hingga berbagai elemen masyarakat tampak rapi berbaris.
Sementara di sekeliling lapangan terpasang dekorasi bernuansa adat Bolaang Mongondow, mulai dari motif kain tradisional, hiasan bambu, hingga ukiran khas daerah yang memperkuat identitas budaya lokal.
Nuansa adat semakin terasa dengan kehadiran para pejabat yang mengenakan pakaian adat Bolaang Mongondow dan Kotamobagu.
Wali Kota Weny Gaib tampil anggun dengan busana adat lengkap, begitu pula Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD yang turut mengenakan busana tradisional sebagai simbol penghormatan terhadap warisan budaya daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa peringatan kali ini memiliki makna istimewa baginya.
“Upacara ini sangat istimewa karena pertama kalinya saya bersama Wakil Wali Kota memimpin langsung HUT Kotamobagu setelah diberi amanah oleh masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi atas perjuangan para pendahulu serta pengingat akan tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa peringatan kali ini memiliki makna istimewa baginya.
“Upacara ini sangat istimewa karena pertama kalinya saya bersama Wakil Wali Kota memimpin langsung HUT Kotamobagu setelah diberi amanah oleh masyarakat,” ujarnya singkat.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi atas perjuangan para pendahulu serta pengingat akan tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.
“Mari jadikan hari ini sebagai refleksi atas jasa para pendahulu sekaligus penguat komitmen kita untuk memajukan Kotamobagu,” tuturnya.
Menekankan tema peringatan tahun ini, “Inovasi dan transformasi digital sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan untuk Kotamobagu yang bersahabat”, Wali Kota meminta seluruh jajaran bekerja lebih keras, cerdas, dan tulus demi kemajuan kota.
Ia juga menyoroti berbagai capaian pembangunan, mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur yang dinilai semakin mendukung kualitas hidup masyarakat.
Di tengah kemeriahan upacara, terlihat pula antusiasme warga yang berdiri di tepi lapangan.
Beberapa di antaranya meneriakkan ucapan selamat dan melambaikan tangan saat rombongan memasuki lapangan.
“Saya bangga jadi orang Kotamobagu. Semoga makin maju dan sejahtera!” ujar salah seorang warga, Rika, yang datang bersama keluarganya.
Momen haru juga tampak dari seorang petugas kebersihan yang berdiri di sisi lapangan.
Meski tidak berada dalam barisan resmi, ia tampak tegap memberi penghormatan saat pengibaran bendera berlangsung.
“Walau saya hanya bertugas di pinggir, rasa cinta saya ke kota ini tetap sama. Selamat ulang tahun Kotamobagu,” ucapnya sederhana namun penuh makna.
Upacara turut dihadiri Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, Ketua TP PKK Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, Sekretaris TP PKK Resty A. Mangkat Somba, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, Kajari Kotamobagu Saptono, Ketua DPRD Kotamobagu Adrianus Mokoginta, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, serta sejumlah pejabat dan perwakilan daerah se-Bolaang Mongondow Raya.
(TribunManado.co.id/Diki Gobel)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK