Sumsel United Gagal Jaga Tren Positif, Ichsan Kurniawan Sebut Bukan Hari Keberuntungan
January 20, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM – Harapan Sumsel United untuk melanjutkan tren positif harus terhenti di pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26. Bertandang ke markas Adhyaksa FC Banten, Laskar Juaro takluk dengan skor 2-1 di Stadion Banten International Stadium, Sabtu (17/1/2026) sore.

Gelandang bertahan Sumsel United asal Belitang, OKU Timur, Ichsan Kurniawan menilai timnya sejatinya sudah bekerja keras dan tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun, sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan.

“Kalau menurut Ichsan, kita sudah kerja keras, sudah berjuang. Ada beberapa peluang yang harusnya bisa dimaksimalkan. Cuma memang belum rezekinya untuk menang,” ujar Ichsan kepada Sripoku.com.

Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak Adilson Silva pada menit ke-6 dan 69, memanfaatkan kelengahan lini belakang Sumsel United. Sementara gol hiburan Laskar Juaro lahir di menit ke-85 melalui Tomi Darmawan.

Ichsan mengungkapkan, dari sisi permainan Sumsel United justru lebih mendominasi. Namun Adhyaksa FC Banten tampil efektif dengan skema direct play dan mengandalkan kecepatan striker mereka.

“Secara permainan kita dominasi. Mereka lebih banyak direct dari belakang, mengandalkan kecepatan striker. Kita juga punya banyak peluang, salah satunya dari Kahar. Itu yang akhirnya membuat kita bisa memperkecil kedudukan,” jelas mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.

Meski kalah di laga tandang, Ichsan menegaskan mental para pemain Sumsel United tetap terjaga. Faktor tuan rumah diakuinya cukup memengaruhi jalannya pertandingan, namun hal itu dianggap wajar dalam sepak bola.

“Mental pemain bagus. Faktor tuan rumah itu biasa. Kita sudah dilatih menghadapi situasi apa pun. Yang penting kita tetap fight di setiap pertandingan dan selalu optimis ke depan,” tegasnya.

Kekalahan ini membuat Sumsel United turun ke posisi tiga klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat dengan koleksi 27 poin dari 16 pertandingan. Sebaliknya, Adhyaksa FC Banten naik ke peringkat dua dengan 29 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC Banten.

Pelatih Kepala Sumsel United, Nil Maizar, menilai kekalahan timnya disebabkan kurang fokus dalam melakukan penjagaan, terutama di momen-momen krusial.

“Gol pertama terlalu cepat karena kita kehilangan penjagaan. Gol kedua juga sama, kurang fokus. Padahal secara permainan dan taktikal, anak-anak sudah menjalankan dengan cukup baik,” ujar Nil Maizar.

Ia menyayangkan waktu yang tidak cukup bagi timnya untuk menyamakan kedudukan setelah tertinggal, meski peluang sempat tercipta.

“Mudah-mudahan saat melawan Sriwijaya FC nanti, kesalahan-kesalahan ini bisa kita perbaiki,” harap mantan pelatih Semen Padang FC tersebut.

PENJELASAN NIL MAIZAR - Pelatih kepala Nil Maizar menjelaskan Sumsel United gagal mempertahankan tren positif setelah kembali takluk dari Adhyaksa FC Banten dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26, Sabtu (17/1/2026).
PENJELASAN NIL MAIZAR - Pelatih kepala Nil Maizar menjelaskan Sumsel United gagal mempertahankan tren positif setelah kembali takluk dari Adhyaksa FC Banten dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26, Sabtu (17/1/2026). (MO SUMSEL UNITED)

Baca juga: Panpel Rilis Tiket Laga Sriwijaya FC vs Sumsel United, Penonton Dibatasi

Senada dengan sang pelatih, gelandang Sumsel United Syahril Aprizal menyebut kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemain.

“Kami akan evaluasi apa yang kurang dan meningkatkan yang sudah baik. Semoga ke depannya bisa tampil lebih baik lagi,” katanya.

Pada pekan ke-17 mendatang, Sumsel United akan menghadapi laga sarat gengsi derby Sumatera Selatan melawan Sriwijaya FC. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu (24/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.