3 Fakta Jelang Derbi Borneo Persiba Balikpapan Vs Barito Putera, Adu Strategi Murid Lawan Guru
January 20, 2026 02:44 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bentrok sesama tim Kalimantan akan mewarnai rangkaian pertandingan pekan ke-17 kompetisi Liga 2 Championship 2025-2026 pada akhir pekan ini, Jumat-Sabtu-Minggu (23-24-25/1/2026).

Persiba Balikpapan (Kalimantan Timur) bakal menjamu PS Barito Putera (Kalimantan Selatann) di Stadion Batakan Kota Balikpapan, Sabtu malam (24/1/2026).

Baca juga: Teco Optimistis Barito Putera Tampil Lebih Bagus di Markas Persiba Balikpapan dan PSS Sleman

Saat ini, Persiba Balikpapan berada di posisi ke-8 dari 10 tim klasemen sementara Grup 2 atau Grup Timur.

Tim berjulukan Beruang Madu kumpulkan poin 11 dari 16 laga. Hasil 3 kali menang, 2 kali imbang dan 11 kali tumbang.

Sedangkan Barito Putera bertakhta di puncak klasemen dengan poin 36, hasil 11 kali menang, 3 kali seri dan 2 kali kalah.

Lebih jauh mengenai Derbi Borneo atau Derbi Papadaan ini, berikut 7 fakta yang mengiringi.

1. Derbi Kalimantan jilid X

Sejauh ini, Persiba Balikpapan dan Barito Putera telah 9 kali bertarung di Liga 1 dan Liga 2 sejak 2012 hingga 2025.

Barito Putera membukukan 6 kemenangan, sedangkan Persiba Balikpapan 2 kali merebut poin penuh. Satu partai berakhir draw.

Kemenangan terakhir Persiba Balikpapan pada 28 Maret 2013 di ajang Liga 1. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Sedangkan kemenangan terakhir Barito Putera pada pekan ke-8 Liga 2 Championship 2025-2026.

Pada perseteruan di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Minggu malam (2/11/2025) Barito Putera menang 3-0 melalui gol Renan Alves (31') dan brace Ferdiyansyah   (50' dan 53')


2. Pelatih baru Persiba Balikpapan

Pada Selasa (13/1/2026), manajemen Persiba Balikpapan mengistirahatkan pelatih Muhammad Nasuha yang berjasa membawa tim promosi dari Liga 3 ke Liga 2.

Mantan bek kiri Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 telah memimpin pada 15 laga dan tim tertahan di papan bawah klasemen, tepatnya posisi ke-8 dari 10 tim.


Hanya sehari berselang, CEO Persiba Balikpapan, Riyandi Ramadhana Putra mengumumkan
Leonard Tumapahu sebagai pelatih baru, Rabu (14/1/2026).

Leo dibantu mantan bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Gunawan Dwi Cahyo.

Polesan Leo sempat menerbitkan harapan bagi fans Persiba Balikpapan.

Saat bertandang ke markas Persiku Kudus, Stadion Wergu Wetan, Minggu (18/1/2026), tim tamu unggul lebih dulu.

Adalah Beni Oktovianto yang bikin gol pada menit ke-36. Dia memaksimalkan umpan Takumu Nishihara.

Tapi empat menit berselang, bek asing Persiba Balikpapan, Shokrukbek Kholmatov, diganjar kartu merah langsung pada menit ke-40 akibat menanduk pemain Persiku.

Unggul jumlah pemain, Persiku berhasil menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu babak pertama lewat gol Imam Bagus. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persiba Balikpapan sepertinya akan mampu memaksakan skor imbang, sampai akhirnya kiper  Havizd Muzaki malah lakukan gol bunuh diri saat injury time. 

Debut Leo sebagai pelatih pun berakhir pahit.

3. Adu strategi murid lawan guru

Sebelum menangani pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tumapahu (42) menjadi manajer PSS Sleman untuk kompetisi Liga 1 2024-2025.

"PSS Sleman adalah salah satu tim besar dengan basis suporter yang luar biasa dan antusias tinggi dalam memberikan dukungan. Itu menjadi alasan utama saya menerima tawaran ini," tutur Leo kala itu.

Pada pertengahan 2025, Leo tinggalkan PSS dan fokus fokus pada pengembangan karier kepelatihan dengan mengambil sertifikasi.

Karier selama 22 tahun sebagai pemain, membuat Leo yang pemain Timnas Indonesia U23 pada 2004-2026, punya nilai plus sebagai pelatih.

Dia punya pengalaman bermain di beberapa klub top Indonesia; Persija Jakarta, Arema FC, Bali United (2019-2023) dan Barito Putera (2014-2016).

Saat membela Bali United, Leo jadi andalan pelatih Stefano Cugurra atau Teco yang kini menakhodai Barito Putera.

Posisinya sebagai bek tengah nyaris tak tergantikan. 

Leo dikenal sebagai bek yang lugas, disiplin, dan memiliki kepemimpinan kuat di lapangan. 

Leo turut berjasa persembahkan gelar juara Liga 1 edisi  2019 & 2021/2022.

Nah, laga Persiba Balikpapan kontra Barito Putera akhir pekan ini jadi kesempatan Leonard Tumapahu menjajal ilmu kepelatihannya.

Dan kebetulan, yang dihadapi mantan pelatih yang turut mengembangkan kemampuanyya sebagai bek tengah yang tangguh.

(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.