SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kekalahan Sumsel United dari Adhyaksa FC Banten di pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26 kini harus segera dilupakan. Pelatih kepala Nil Maizar menekankan pentingnya fokus dan persiapan matang menghadapi derby Sumatera Selatan jilid II melawan Sriwijaya FC, Sabtu (24/1/2026) mendatang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.
“Hari ini latihan kita fokus memperbaiki semua kekurangan, terutama saat menghadapi lawan yang bermain dengan strategi long passing,” kata Nil Maizar usai memimpin sesi latihan di lapangan Baseball, Jakabaring Sport City, Selasa (20/1/2026).
Pada pertandingan sebelumnya, kelemahan tim saat menghadapi long passing lawan sempat dimanfaatkan Adilson Silva untuk mencetak gol, setelah Otto Kapisa ketinggalan posisi dan tidak ada yang melakukan cover. Nil Maizar menegaskan, hal seperti itu harus diperbaiki sebelum derby.
Meski Sriwijaya FC melakukan beberapa perubahan pemain pada bursa transfer, Nil Maizar memilih fokus pada timnya sendiri.
“Yang penting bagaimana anak-anak tetap fokus dan bisa menghadapi Sriwijaya FC dengan tekad bulat dan kesungguhan untuk menghasilkan yang terbaik,” ujarnya.
Dengan persiapan yang lebih matang, Nil Maizar berharap Laskar Juaro mampu menampilkan performa maksimal, sekaligus memperbaiki catatan pertemuan sebelumnya yang berakhir imbang 1-1.
Derby Sumatera Selatan kali ini dijanjikan menjadi laga penuh tensi, dan semua mata penggemar sepak bola Palembang tentu tertuju pada duel klasik dua tim terbesar Sumsel ini.
Sumsel United saat ini turun kembali menempati peringkat 3 klasemen sementara grup wilayah barat dengan perolehan 27 poin. Laga Derby Sumsel kali ini penting artinya buat Laskar Juaro untuk bersaing di papan atas guna mengejar target promosi Liga 1 (Super League).
Baca juga: Sriwijaya FC Didampingi 4 Pelatih Saat Dibantai FC Bekasi City 7-0, Budigol Terancam Pergi
Adhyaksa FC Banten kembali menempati runner-up dengan raihan 29 poin. Sang pemuncak klasemen Garudayaksa FC mengantongi 30 poin.
Sedangkan Sriwijaya FC masih menempati juru kunci dengan raihan 2 poin. Mimpi Laskar Wong Kito untuk menambah poin sangat diidamkan di setiap pertandingan guna beranjak dari juru kunci.