TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasca disahkan pada akhir pekan lalu, berbagai harapan disandarkan banyak kalangan terhadap APBD Pekanbaru 2026.
Terutama dalam realisasinya di masyarakat. Kalangan DPRD Pekanbaru juga mengharapkan hal yang sama.
Bahkan legislator meminta agar APBD 2026 ini bisa segera dibelanjakan.
APBD 2026 ditetapkan dalam paripurna pengesahan sebesar Rp 3,049 triliun, Sabtu malam (17/1/2026).
Pimpinan DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE MM mengharapkan, agar Pemko bisa segera menjalankan program secara optimal dan tepat sasaran.
"Ini semata-mata untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan program prioritas" pinta Azwendi kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (20/1/2026).
Sebagai gambaran, setelah disahkan Sabtu kemarin, ada beberapa tahapan lanjutan yang harus dilalui, sebelum APBD memasuki tahap eksekusi.
Baca juga: Bangunan Liar Makin Menjamur, DPRD Pekanbaru Minta Satpol PP Tak Tebang Pilih Lakukan Penertiban
Baca juga: Banggar DPRD Pekanbaru Buka-bukaan Soal APBD 2026, Mulai Penyerahan KUA-PPAS Hingga Data RKA
Di antaranya, melewati tahapan evaluasi oleh Gubernur, plus masuk dalam lembaran daerah (menjadi Perda Kota Pekanbaru).
Sesuai aturan, waktu evaluasi dan verifikasi tersebut selama 14 kerja. Nantinya akan ada catatan-catatan dari Gubernur, sebelum ditetapkan menjadi Perda.
Dengan demikian, jika berjalan mulus, sejak disahkan 17 Januari, dan Pemko mengirimkan APBD ke Gubernur, maka pada Februari nanti APBD bisa dibelanjakan.
"Yang pasti, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Banggar dan TAPD yang sudah bekerja maksimal, hingga APBD disahkan. Meski kemarin melalui proses panjang," terangnya.
Lebih dari itu, Politisi senior ini juga mendukung program proritas masyarakat. Mulai infrastruktur jalan, drainase, pendidikan, kesehatan, pelayanan masyarakat dan lainnya.
"Program pro-masyarakat sudah dipastikan masuk dalam APBD 2026. Pastinya kita harapkan segera eksekusi, bisa dipertanggungjawabkan plus tepat sasaran," harapnya.
Azwendi juga meminta, pelaksanaan APBD nantinya bisa memulihkan ekonomi masyarakat, dengan program strategis yang sudah dirancang sejak awal.
(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).