TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggota Komisi IV DPRD Riau, Manahara Napitupulu, mengaku heran melihat kondisi jalan di Kota Pekanbaru yang saat ini banyak terlihat mulus dan tertata.
Menurutnya, kondisi ini cukup kontras dibandingkan tiga tahun terakhir, padahal besaran APBD Kota Pekanbaru dalam periode tersebut relatif tidak jauh berbeda.
Manahara menilai, selama ini belum pernah ada kondisi infrastruktur jalan di Pekanbaru sebaik sekarang.
Ia bahkan menyebut, baru kali ini masyarakat benar-benar merasakan dampak pembangunan jalan secara luas di berbagai titik kota.
"Kalau saya lihat sekarang, memang aspalnya nyata. Jalan-jalan banyak yang mulus. Ini yang membuat saya berpikir, padahal APBD tiga tahun terakhir relatif sama, tapi kenapa baru sekarang hasilnya terlihat,"ujar Manahara Napitupulu kepada tribunpekanbaru.com Selasa (20/1/2026).
Ia berharap, kondisi ini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Provinsi Riau.
Menurutnya, dengan pengelolaan yang tepat, anggaran yang tersedia seharusnya mampu menghasilkan pembangunan infrastruktur yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain kualitas jalan, Manahara juga menyoroti pentingnya penataan jalur dan konektivitas antar jalan.
Penataan tersebut dinilai bertujuan untuk memudahkan mobilitas masyarakat, terutama di tengah meningkatnya intensitas kendaraan di Kota Pekanbaru.
"Dengan semakin padatnya kendaraan, tentu jalan juga harus ditata dan dipenuhi aksesnya. Jangan sampai ada jalan besar tapi tidak terkoneksi dengan baik,"ujarnya.
Baca juga: Pelaku UMKM di Pekanbaru Didorong Punya Sertifikat Halal, Wawako: Baru Sekitar Dua Ribu
Baca juga: 5 Tuntutan Warga Rohingya Menggema di Pekanbaru, Desakan Kebutuhan Hidup Kian Berat
Ia mencontohkan, jalur dari Jalan Riau menuju Jalan Nangka yang hingga kini masih harus memutar melalui Jalan Soekarno-Hatta atau Jalan Sudirman.
Padahal, menurutnya, terdapat Jalan Rajawali yang cukup besar di tengah kawasan tersebut namun belum terhubung secara langsung.
"Seharusnya bisa dipotong langsung supaya tidak perlu memutar jauh. Akses-akses seperti ini yang perlu dihidupkan semua," jelas Manahara.
Manahara juga menyebut telah mendengar adanya rencana Wali Kota Pekanbaru untuk menata dan menghidupkan seluruh akses jalan di kota tersebut.
Ia berharap rencana itu benar-benar terealisasi dan diikuti oleh daerah lain, sehingga pembangunan infrastruktur jalan dapat lebih merata dan efektif di seluruh wilayah Riau.