Rangkuman Bab 10: Peradaban Masa Syafawi dan India Mughal PAI Kelas 9 Kurikulum Merdeka Semester 2
January 20, 2026 04:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut adalah ringkasan Bab 10: Mengapresiasi Peradaban pada Masa Syafawi dan India Mughal, PAI Kelas 9 Kurikulum Merdeka Semester 2.

Bab 10 mata pelajaran PAI kelas 9 semester 2 Kurikulum Merdeka membahas perkembangan peradaban Islam pada masa Dinasti Syafawi dan India Mughal.

Materi ini mengajak siswa mengenal sejarah kejayaan Islam di bidang politik, budaya, dan ilmu pengetahuan. 

Melalui pembelajaran ini, siswa dapat memahami kontribusi besar kedua dinasti terhadap peradaban dunia. 

Rangkuman Bab 10 disusun untuk membantu siswa memahami inti materi secara ringkas dan sistematis.

Penjelasan mengenai Dinasti Syafawi dan Mughal memberikan gambaran tentang kemajuan dan tantangan yang dihadapi umat Islam pada masa tersebut. 

Materi sejarah ini juga menanamkan nilai keteladanan dari para pemimpin dan tokoh-tokoh penting.

Dengan membaca rangkuman, siswa dapat lebih mudah mengingat peristiwa dan fakta penting.

Rangkuman ini bermanfaat sebagai bahan belajar mandiri maupun persiapan menghadapi penilaian.

Diharapkan siswa mampu mengambil hikmah dari sejarah peradaban Islam untuk diterapkan dalam kehidupan masa kini.

Ringkasan Bab 10: Peradaban Masa Syafawi dan India Mughal

1. Kerajaan Syafawi di Persia (Iran)

Asal-usul: Berawal dari gerakan tarekat (Tarekat Syafawiyah) yang kemudian berubah menjadi gerakan politik dan militer hingga menjadi sebuah kerajaan besar.

  • Masa Kejayaan: Mencapai puncak keemasan di bawah kepemimpinan Sultan Abbas I.
  • Pencapaian Penting: Membangun Ibu Kota Isfahan menjadi kota yang sangat indah di dunia.

Kemajuan dalam arsitektur masjid dengan ciri khas kubah berwarna biru dan keramik yang indah.

Perkembangan seni lukis, karpet Persia yang terkenal, dan kemajuan ilmu pengetahuan (filsafat dan kedokteran).

Menciptakan stabilitas keamanan dan hubungan perdagangan yang luas dengan bangsa Eropa.

2. Kerajaan Mughal di India

  • Pendiri: Didirikan oleh Zahiruddin Babur yang merupakan keturunan dari Timur Lenk dan Jengghiz Khan.
  • Masa Kejayaan: Mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Akbar hingga Shah Jahan.
    Pencapaian Penting:
  • Bidang Arsitektur: Membangun Taj Mahal (salah satu keajaiban dunia) sebagai simbol cinta Shah Jahan kepada istrinya, serta Benteng Merah (Red Fort) di Delhi.
  • Bidang Pemerintahan: Sultan Akbar dikenal dengan kebijakan toleransinya yang membuat masyarakat Hindu dan Muslim bisa hidup berdampingan secara damai.
  • Bidang Ekonomi: India menjadi pengekspor kain katun, rempah-rempah, dan sutra ke berbagai belahan dunia.
  • Bidang Sastra: Berkembangnya bahasa Urdu sebagai bahasa pergaulan yang mencampurkan unsur Arab, Persia, dan Hindi.

3. Faktor Kemunduran Kedua Kerajaan

Meskipun sempat sangat kuat, kedua kerajaan ini runtuh karena beberapa hal:

  • Munculnya pemimpin-pemimpin yang lemah dan kurang berkompeten setelah masa kejayaan.
  • Konflik internal atau perebutan kekuasaan di dalam istana.
  • Adanya serangan dari luar (invasi) dan mulai masuknya pengaruh kolonialisme Barat (seperti Inggris di India).
  • Gaya hidup mewah para penguasa yang menguras kas negara.

4. Hikmah Mempelajari Peradaban Syafawi dan Mughal

  • Inspirasi Kemajuan: Memotivasi umat Islam masa kini untuk kembali menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi demi membangun peradaban yang maju.
  • Pentingnya Toleransi: Belajar dari Kerajaan Mughal bahwa kedamaian dan kerukunan antarumat beragama adalah kunci stabilitas negara.
  • Melestarikan Budaya: Menghargai warisan seni dan arsitektur Islam sebagai identitas dan kebanggaan umat.
  • Belajar dari Kesalahan: Menghindari sifat malas dan kemewahan yang berlebihan agar tidak mengalami keruntuhan seperti kerajaan-kerajaan besar di masa lalu.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.