WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah bakal membangun rumah susun (rusun) bersubsidi di Kawasan Meikarta, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Meikarta sendiri terletak di Koridor Timur Jakarta. Kawasan yang sejak awal dikembangkan sebagai kota mandiri ini terus menunjukkan perkembangan bertahap, tidak hanya sebagai area hunian, tetapi juga sebagai ruang hidup yang semakin aktif, inklusif, dan terbuka bagi masyarakat.
Sepanjang tahun lalu, Meikarta secara konsisten menjadi tuan rumah berbagai kegiatan publik berskala besar, mulai dari festival musik, pagelaran budaya, hingga ajang olahraga otomotif.
Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, Indra Azwar, menyampaikan bahwa rangkaian aktivitas tersebut mencerminkan fungsi kawasan yang terus berkembang sebagai ruang bersama yang dapat diakses dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat.
“Berbagai kegiatan yang hadir di Meikarta merupakan bagian dari upaya menghadirkan kawasan yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini, sekaligus mendorong partisipasi komunitas secara positif,” ujar Indra pada Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, keberagaman acara tersebut turut membentuk karakter Meikarta sebagai ruang publik yang ramah keluarga dan terbuka bagi lintas komunitas, lintas generasi, serta lintas minat.
Baca juga: Bekasi Kerap Banjir, Wali Kota Tri Adhianto Siapkan Anggaran Rp5 Miliar untuk Perbaikan Drainase
Antusiasme pengunjung dari berbagai daerah memperlihatkan bahwa kawasan ini telah tumbuh menjadi destinasi aktivitas yang semakin dikenal dan dimanfaatkan secara luas.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian publik adalah festival musik Dijogetin, yang digelar pada akhir Januari dan Oktober 2025.
Mengusung konsep musik dangdut dengan sentuhan modern, acara ini berhasil menarik ribuan penonton dan memadati area Central Park Meikarta.
"Perpaduan konsep hiburan tradisional dan teknologi panggung modern menunjukkan kesiapan kawasan dalam mendukung penyelenggaraan acara berskala besar secara tertib dan terorganisasi," katanya.
Selain itu, pada pertengahan Desember 2025, Central Park Meikarta juga menjadi lokasi penyelenggaraan festival budaya Jepang ChiChibu Matsuri, yang menghadirkan ragam pertunjukan budaya dan mendapat sambutan positif dari pengunjung.
Komitmen terhadap pelestarian budaya lokal turut tercermin pada April 2025, ketika Central Park Meikarta menjadi lokasi Pagelaran Wayang Golek dalam rangka Idul Fitri, sebagai bagian dari Pesta Rakyat Kabupaten Bekasi 2025.
Ribuan warga memadati area pertunjukan sejak sore hingga malam hari, memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang publik yang inklusif sekaligus wadah ekspresi budaya tradisional.
Aktivitas kawasan Meikarta juga semakin beragam dengan digelarnya Meikarta Speedway Fun Race 2025 di Sirkuit NP Meikarta–Cikarang pada awal Oktober lalu.
Ajang ini diikuti lebih dari 500 starter dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi ruang bagi komunitas otomotif untuk menyalurkan minat secara aman dan sportif.
"Di luar aktivitas event, Central Park Meikarta terus berkembang sebagai ruang terbuka hijau yang dimanfaatkan oleh penghuni dan masyarakat sekitar," beber dia.
Ia melanjutkan, area Meikarta ini dilengkapi dengan taman bermain anak, wahana rekreasi keluarga, jogging track, wisata danau, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya yang mendorong aktivitas luar ruang secara berkelanjutan.
Pada tahun 2020, Central Park Meikarta seluas 105 hektare juga tercatat meraih rekor MURI sebagai taman buatan terluas di Indonesia yang dimiliki pengembang, dengan area danau mencapai 25 hektare.
Seluruh dinamika kawasan tersebut ditopang oleh keberadaan fasilitas gaya hidup terintegrasi, seperti area komersial, bioskop, pusat hiburan keluarga, foodhall, serta berbagai pilihan restoran dan kafe yang berada di Meikarta Central.
Dengan kombinasi pembangunan kawasan yang berjalan bertahap, pemanfaatan ruang publik yang aktif, serta fasilitas pendukung yang terus dimaksimalkan.
"Meikarta terus berproses sebagai ekosistem urban yang tumbuh dan matang, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan Koridor Timur Jakarta," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara memastikan rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, akan dimulai tahun ini. Hal ini disampaikan Ara saat evaluasi kinerja Kementerian PKP sepanjang tahun 2025 di kantornya, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
"Pak James (Bos Lippo Group James Riady) ini bicara sama saya langsung dengan Pak Hashim (Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo) dan Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Rencana, tahun ini sudah akan dimulai rumah susun yang akan dibangun buat rakyat di Meikarta," ujar Ara.
Ia itu menyebutkan, lokasi pembangunan rusun subsidi di Meikarta pun telah disiapkan. Dia beralasan, dipilihnya Meikarta sebagai salah satu lokasi proyek rusun subsidi karena memiliki tingkat kebutuhan hunian yang sangat tinggi. Ini terutama bagi para pekerja yang beraktivitas di kawasan industri Cikarang dan sekitarnya.
"Segera tahun ini kita akan mulai membangun lahannya sudah siap dan saya pikir kalau segi demand-nya (permintaaan) di daerah itu saya pikir luar biasa," imbuh dia. (MAZ)