WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan bahwa pemulihan operasional perjalanan kereta api pascapenanganan banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah terus menunjukkan perkembangan positif.
Secara umum, operasional berangsur membaik dan tingkat kelambatan perjalanan kereta api terus menurun dari hari ke hari.
Perbaikan tersebut tercermin dari capaian kedatangan perjalanan kereta api pagi ini di wilayah Daop 1 Jakarta yang secara umum datang tepat waktu.
Hingga pukul 07.30 WIB, tercatat 31 perjalanan kereta api tiba di wilayah Daop 1 Jakarta. Secara umum, perjalanan tersebut tiba tepat waktu, dengan terdapat 8 kereta api yang mengalami kelambatan dalam rentang 13 menit hingga maksimal 36 menit.
Namun demikian, sebagai bagian dari penguatan aspek keselamatan, KAI masih melakukan pembatalan beberapa perjalanan kereta api keberangkatan Daop 1 Jakarta pada hari ini, Selasa (20/1), serta sebagian perjalanan pada Rabu (21/1).
Manager Humas Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyampaikan untuk keberangkatanan perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasarsenen pada Selasa 20 Januari 2026, terdapat 2 KA reguler yang dibatalkan KA 2B Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi dan KA 132B Parahyangan relasi Gambir – Bandung serta 4 KA tambahan. Sedangkan tanggal 21 Januari 2026, terdapat 3 KA tambahan yang dibatalkan.
“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masih dilakukan pembatalan terbatas sebagai langkah penguatan keselamatan,” ujar Franoto pada Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Lima Kampung di Muaragembong Bekasi Terdampak Banjir usai Tanggul Sungai Citarum Jebol
KAI menjelaskan bahwa gangguan operasional sebelumnya dipicu oleh curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Pulau Jawa, khususnya di lintas Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.
Salah satu titik terdampak berada di petak jalan Pekalongan–Sragi akibat luapan sungai dan jebolnya tanggul, sehingga diperlukan pengaturan operasional khusus serta pemeriksaan teknis berlapis guna memastikan lintasan dan sarana benar-benar aman dilalui.
Franoto menambahkan bahwa perjalanan kereta api lainnya tetap beroperasi sesuai pengaturan operasional yang telah disesuaikan dengan hasil evaluasi teknis di lapangan, seiring dengan proses pemulihan yang terus dilakukan secara bertahap.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa hak pelanggan tetap dijamin melalui service recovery dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memperoleh informasi resmi terkini serta layanan pembelian dan pengembalian tiket, pelanggan dapat mengakses aplikasi Access by KAI melalui fitur Pusat Bantuan yang terhubung dengan Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email cs@kai.id, serta media sosial resmi KAI.