SURYA.co.id Surabaya - Persebaya Surabaya menghadapi dilema jelang putaran kedua Super League 2025/2026.
Kedatangan Pedro Matos membuat Bajol Ijo kini memiliki 13 pemain asing, sementara regulasi liga hanya mengizinkan 11 nama terdaftar.
Persebaya Surabaya sebelumnya sudah memiliki 12 pemain asing, namun kehadiran Pedro Matos menambah jumlah menjadi 13 orang.
Sementara, regulasi Super League hanya mengizinkan 11 pemain asing. Artinya, dua nama harus dicoret sebelum putaran kedua dimulai.
Dengan demikian, manajemen kini dihadapkan pada keputusan sulit. Mereka harus menentukan siapa yang akan dilepas.
Baca juga: DAFTAR 4 Pemain Pilar Persebaya Surabaya Habis Kontrak, Tavares Minta Ini Ke Manajemen
Apakah Persebaya memilih mencoret pemain lama atau baru?
Berikut daftar pemain asing Persebaya Surabaya saat ini:
Bek
Gelandang
Sayap
Striker
Total saat ini mencapai 13 pemain asing. Jumlah ini jelas melebihi kuota regulasi.
Baca juga: Dampak Pedro Matos Gabung, Persebaya Surabaya kini Overkuota Pemain Asing, 2 Pemain Harus Dicoret
Manajemen Bajol Ijo harus segera mengambil langkah. Seleksi pemain asing menjadi prioritas utama.
Diego Maurício disebut sebagai salah satu kandidat dilepas. Striker Brasil itu kabarnya diminati klub India. Namun kabar kepergian Diego Mauricio belum ada hingga kini.
Publik menanti kepastian dalam beberapa pekan ke depan. Bonek berharap keputusan tidak merugikan performa tim.
Bernardo Tavares menekankan pentingnya ruang ganti yang solid. Ia ingin kombinasi pemain lama dan baru memperkuat tim.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandas Tavares beberapa waktu lalu kepada SURYA.co.id.
Persebaya Surabaya juga menatap putaran kedua dengan optimisme tinggi.
Baca juga: Jadwal Terbaru Persebaya Surabaya Padat Dan Menantang, Skuad Dan Strategi Baru
Meski menghadapi dilema overkuota, tim tetap fokus pada persiapan.
Pedro Matos yang baru diumumkan bergabung menjadi harapan baru di lini tengah. Debutnya ditunggu dalam laga kontra PSIM Jogjakarta.
Persebaya kini berada di persimpangan penting. Langkah manajemen akan jadi penentu masa depan tim.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat,” ujarnya.