TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Ketua Program Studi S2 Administrasi Publik di Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr Rustam Tohopi, SPd, MSi, ikut menerima penghargaan dalam ajang UNG Berdampa
Penghargaan diserahkan oleh Rektor UNG, Eduart Wolok saat perayaan Dies Natalis ke-33 UNG di Ballroom Hotel Damhil, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Selasa (20/1/2026).
Dr Rustam Tohopi adalah salah satu dari puluhan penerima penghargaan UNG Berdampak dari berbagai kategori.
Rustam mengaku sangat bersyukur atas penghargaan yang diterimanya itu. Bagi dia, penghargaan itu merupakan akumulasi dari seluruh peran.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan adanya penghargaan seperti ini. Meskipun penerimaan ini saya terima sebagai pimpinan program studi, tapi saya merasa senang karena program studi itu adalah akumulasi dari seluruh peran,” ujarnya dihubungi TribunGorontalo.com sore ini.
Baca juga: Prodi Administrasi Publik UNG Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Perundungan di Sekolah
Rustam menekankan bahwa capaian ini bukan hasil kerja dirinya sendiri, melainkan buah kolaborasi seluruh civitas akademika di program studi.
“Bukan hanya saya sendiri yang bekerja. Di dalamnya ada operator, ada dosen, ada mahasiswa. Semua berperan sehingga program studi bisa meraih penghargaan ini,” katanya.
Rustam menambahkan bahwa upaya yang dilakukannya sebagai ketua program studi adalah mendorong seluruh luaran akademik dari tesis mahasiswa agar wajib dipublikasikan.
“Kalau yang saya lakukan adalah menggenjot seluruh luaran yang dilakukan mahasiswa, baik yang dipublikasikan mahasiswa sendiri maupun dibimbing oleh dosen. Ini bagian dari kewajiban riset dan penguatan diseminasi hasil penelitian mahasiswa,” katanya.
Ketua Prodi Administrasi Publik itu juga menyebut rencana ke depan untuk semakin memperkuat kinerja program studi.
Prestasi ini menjadi salah satu bukti kualitas Program Studi S2 Administrasi Publik UNG yang menekankan riset dan publikasi sebagai fondasi akademik.
Perayaan Dies Natalis UNG
Rektor UNG, Eduart Wolok, memberikan apresiasi atas capaian dosen dan civitas akademika yang menerima penghargaan di Anugerah Berdampak 2025.
“Banyak dari kita yang berhasil di luar, mendapat kepercayaan dan pengakuan, karena membawa nama UNG. Kalau bukan warga UNG, ceritanya bisa saja berbeda,” ujar Eduart.
Menurut Rektor, pencapaian individu seperti Rustam Tohopi tidak bisa dilepaskan dari identitas sebagai bagian dari UNG Gorontalo.
“UNG memberi ruang untuk tumbuh, untuk dikenal, dan untuk dipercaya. Sudah seharusnya kita menjaga nama baiknya bersama-sama,” tambahnya.
Pemberian penghargaan ini menjadi bagian dari upaya UNG untuk mendorong seluruh unit kerja, dosen, dan mahasiswa agar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Acara Dies Natalis ke-33 yang berlangsung di Ballroom Hotel Damhil UNG itu dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Suasana formal namun hangat terlihat dari interaksi para peserta, dekorasi panggung bertema UNG Berdampak, serta rangkaian penampilan seni daerah yang menambah semarak peringatan ulang tahun kampus.
Dengan penghargaan yang diterima Rustam Tohopi, Prodi S2 Administrasi Publik di Pascasarjana UNG menunjukkan bahwa riset dan publikasi ilmiah menjadi salah satu pilar utama penguatan kualitas akademik.
Penghargaan yang diterima Rustam bukan sekadar simbol, tetapi juga motivasi agar program studi terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi, serta memberi dampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat luas.(***/Jefri)

