Unri Kukuhkan Delapan Profesor, Tegaskan Peran Kampus Dorong Inovasi Daerah
January 20, 2026 08:17 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penguatan keilmuan strategis dari sektor pangan, kesehatan, hukum, hingga teknologi masa depan terus dilakukan Universitas Riau (Unri) sebagai bagian dari kontribusi kampus dalam menjawab tantangan pembangunan daerah dan nasional. Komitmen tersebut tercermin dari pengukuhan delapan profesor baru di awal tahun 2026.

Universitas Riau secara resmi mengukuhkan delapan profesor (Guru Besar) dalam sebuah prosesi yang digelar di Gedung Student Center Unri, Panam, Pekanbaru, Senin (19/1/2026). Pengukuhan dipimpin Ketua Senat Unri Prof Dr Ir Zulkarnaini MSi bersama Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MM, serta dihadiri sejumlah tokoh dan undangan.

Kedelapan profesor tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu. Mereka adalah Prof Ns Bayhakki MKep SpKMB PhD dari Fakultas Keperawatan, Prof Dr Nazaruddin ST MT dari Fakultas Teknik, serta Prof Dr Erdianto SH MHum dari Fakultas Hukum. Dari Fakultas Perikanan dan Kelautan, Unri mengukuhkan Prof Ir Eni Yulinda MP PhD dan Prof Ir Mulyadi MPhil.

Sementara itu, tiga profesor lainnya berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yakni Prof Dra Yenita Roza MSc PhD, Prof Zetra Hainul Putra SSi MSc PhD, dan Prof Drs Daeng Ayub MPd PhD. Dengan penambahan ini, jumlah profesor aktif di Unri kini mencapai 144 orang dari total 1.044 dosen.

Dalam rangkaian pengukuhan, sejumlah profesor menyampaikan orasi ilmiah yang menyoroti isu-isu aktual. Prof Eni Yulinda menekankan pentingnya kepercayaan antara nelayan dan tauke dalam menjaga stabilitas rantai pasok ekspor ikan di Riau. Sementara Prof Erdianto mengangkat kritik terhadap praktik penegakan hukum pidana korupsi yang dinilai perlu dikaji ulang.

Dari bidang kesehatan, Prof Bayhakki memperkenalkan inovasi “mobile infusion bag”, alat sederhana untuk menjaga kelancaran infus yang dirancang aman dan terjangkau. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan kesehatan, khususnya di fasilitas dengan keterbatasan alat medis.

Perhatian besar juga tertuju pada orasi Prof Nazaruddin yang memaparkan pengembangan teknologi kendaraan masa depan, mulai dari mobil listrik hingga prototipe mobil terbang Urban Air Mobility. Melalui pengukuhan ini, Unri menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong riset dan inovasi lintas bidang demi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.