Viral Jejak Co-Pilot Farhan Gunawan Terdeteksi di Smartwatch, Ponsel Ditemukan, Sang Ibu Histeris
January 20, 2026 11:43 PM

 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Sosok co-pilot Farhan Gunawan menjadi salah satu korban yang ramai diperbincangkan. 

Farhan juga turut terbang bersama pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dan menabrak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Dari pengakuan kerabat Farhan, bahwa ada jejak langkah dari co-pilot tersebut. 

Jejak tersebut terdeteksi melalui ponsel Farhan yang ditemukan pihak Tim SAR. 

Lalu, dari data ponsel itu, disebutkan bahwa ada langkah kaki yang terdeteksi hingga Minggu (18/1/2026). 

Hal itu disampaikan Dian, yang mengaku sebagai kakak dari pacar Farhan.

Pengakuan Dian melalui sebuah video viral di media sosial ini. 

Ia menyebut dirinya yang memberi pernyataan karena pacar Farhan belum sanggup untuk bisa bersuara. 

Ia lantas mengungkapkan bahwa pada hari peristiwa pesawat hilang kontak, keesokannya handphone milik Farhan ditemukan. 

Baca juga: Video Viral Pramugari Pesawat ATR Florencia Lolita, Lambaikan Tangan ke Kamera saat di Danau Toba

Hanpdhone tersebut terhubung dengan smartwatch atau jam pintar yang dikenakan Farhan. 

“Pesawat jatuh tanggal 17, tanggal 18 dilakukan pencarian dan HP Farhan ditemukan di hutan. HP itu terhubung dengan smartwatch-nya,” ujar Dian dikutip dari video viral. 

Keluarga lantas mendapatkan adanya pergerakan langkah kaki yang terus bertambah. 

Bahkan kejadian pesawat menabrak gunung ini, terjadi pada siang hari, namun langkah kaki terdeteksi hingga tengah malam. 

Diduga, Farhan masih bergerak sejauh sekitar 4.000 langkah selama kurang lebih empat jam pada Minggu tersebut.

Keluarga pun lantas mendeteksi dua bukti pergerakan Farhan. 

Mulai dari pukul 18.00 WITA dan 22.00 WITA, yang terekam di smartwatch Farhan.

“Langkah kakinya itu dari pagi sampai malam terus bertambah,” kata Dian.

Keluarga pun berharap dari langkah yang terdeteksi itu, bisa menandakan Farhan masih hidup dan segera ditemukan.

“Ini hari ketiga di hutan. Kami mohon bantuan agar tim SAR dan helikopter ditambah,” ujarnya.

Tim SAR sebelumnya berhasil menemukan ponsel milik Farhan Gunawan. 

Dari ponsel tersebut, keluarga mengetahui adanya pergerakan data pada smartwatch yang dikenakan Farhan pada Minggu (18/1/2026).

Pesawat ATR 42-500 diketahui mengalami kecelakaan dengan menabrak Gunung Bulusaraung pada Sabtu (17/1/2026).

Hingga kini, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait temuan smartwatch tersebut dan memilih tetap fokus pada pencarian korban.

“Fokus kita saat ini adalah pencarian terhadap korban. Semua temuan di lapangan akan kami kumpulkan dan inventarisir sebagai petunjuk,” ujar Syafii, Senin (19/1/2026).

Syafii menambahkan, setiap benda yang ditemukan di lokasi kejadian akan dijadikan pendukung proses pencarian tanpa menarik kesimpulan lebih jauh.

Ibu Farhan Histeris, Menangis Dipelukan Bupati Luwu Timur

Sementara smartwatch Farhan terdeteksi masih aktif, sang ibunda berurai air mata di rumah sakit.

Rupanya kabar jatuhnya pesawat ATR yang turut dikemudikan Farhan membuat sang ibu terpukul dan syok.

Ibunda Farhan pun dilarikan ke Rumah Sakit Dody Sardjoto di kompleks Lanud Hasanuddin Makassar pada Minggu (18/1/2026) malam.

Kabar sakitnya ibunda Farhan rupanya turut diketahui Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Pada hari ini, Senin (19/1/2026) menjenguk ibunda Farhan seraya memberikan penguatan.

Dijenguk Bupati, ibunda Farhan berharap Irwan bisa memberikan pertolongan lebih untuk pencarian Farhan.

"Pak Haji anak ku. Bantu ka pak haji cari anak ku. Masih muda anak ku pak haji," kata ibunda Farhan ke Bupati Irwan, dilansir dari Tribun Timur.

Irwan berujar bahwa hingga kini tim SAR telah bekerja maksimal melakukan pencarian.

"Turun semua tim untuk mencari. Mudah-mudahan bisa di dapat. Sabar ki," ujar Bupati Irwan.(*)

(TribunnewsBogor/Kompas.com)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.