Ini Program Prioritas Pemprov Sulawesi Tenggara di Tengah Penurunan APBD 2026 Senilai Rp1 Triliun
January 20, 2026 11:43 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) pada 2026 di tengah penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

APBD Sultra 2026 tercatat sekitar Rp4 triliun, turun sekitar Rp1 triliun dibandingkan 2025 yang mencapai Rp5 triliun.

Penurunan tersebut dipicu oleh berkurangnya pendapatan daerah, baik dari dana transfer pemerintah pusat maupun target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, J Robert, mengatakan penurunan pendapatan berasal dari dua komponen utama, yakni dana transfer dan PAD, dengan total pengurangan sekitar Rp1 triliun.

Dengan kondisi ini, sesuai arahan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, Pemprov Sultra akan memfokuskan anggaran pada program-program prioritas.

Baca juga: Alasan APBD Sulawesi Tenggara Turun Jadi Rp4 Triliun, Pemprov Sultra Pangkas Perjalanan Dinas OPD

Salah satu prioritas utama adalah pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. 

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), target pembangunan jalan mencapai 60 kilometer per tahun.

Namun, pada 2026 target tersebut tidak dapat terpenuhi akibat keterbatasan anggaran.

"Kalau asumsi kita, satu kilometer membutuhkan Rp3 miliar, jadi kita butuh sekitar Rp180 miliar. Tapi karena kemampuan keuangan terbatas, alokasi untuk kebinamargaan pada 2026 hanya sekitar Rp90 miliar,” kata Robert saat diwawancarai di ruangannya, Selasa (20/1/2026).

Selain infrastruktur, Pemprov Sultra juga tetap mengacu pada tiga sektor prioritas sebelumnya sesuai visi dan misi gubernur, yakni pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan. 

Baca juga: Gubernur ASR Resmikan 4 Sekolah Baru dan Revitalisasi 147 Sekolah di Sultra, Pakai APBD Rp72 Miliar

Namun, pelaksanaannya disesuaikan dengan kapasitas anggaran yang tersedia.

Di sektor pendidikan, anggaran disediakan sekitar Rp1,5 triliun, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,7 triliun.

Sementara di bidang kesehatan, fokus anggaran diarahkan pada pembangunan gedung radioterapi yang didanai melalui dana spesifik grant dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Pembangunan radioterapi baru masuk tahap awal, karena keterbatasan anggaran. Kita berharap pada pergeseran anggaran berikutnya ada tambahan dukungan,” jelasnya.

Adapun untuk ketahanan pangan, Pemprov Sultra memaksimalkan program yang telah berjalan sambil menunggu peluang tambahan anggaran baru.

Baca juga: Anggaran Belanja Daerah Kota Baubau Dipangkas, DPRD Percepat Pembahasan APBD Perubahan 2025

Termasuk di bidang olahraga juga tetap menjadi perhatian dengan rencana renovasi Stadion Lakidende.

Kantor Bappeda Sultra berada di Jalan Kompleks Bumi Kencana Asih, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Jaraknya dengan Kantor Gubernur Sultra sekira 850 meter (m), waktu tempuh 3 menit berkendara motor atau mobil. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.