TribunGayo.com, TAKENGON - Relawan Lintas Agama bersama Bhante Dhirapunno menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana longsor.
Bantuan itu diberikan kepada sebanyak 130 kepala keluarga (KK) di Kampung Jamur Konyel, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (19/1/2026).
Kedatangan rombongan relawan disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Bantuan yang disalurkan berupa 130 sak beras dengan berat masing-masing 5 kilogram serta 130 paket sembako berisi minyak goreng, gula, sarden, mi instan, biskuit, dan telur.
Selain sembako, relawan juga menyalurkan pembalut wanita, popok anak, air mineral, sabun cuci pakaian, obat-obatan, kuaci, serta pakaian layak pakai.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Relawan Lintas Agama yang diwakili Akuang bersama Bhante Dhirapunno kepada perangkat desa dan disaksikan masyarakat Kampung Jamur Konyel.
Bhante Dhirapunno mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan kemanusiaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Hari ini kami menyalurkan bantuan lanjutan, khususnya di Kampung Jamur Konyel.
Bantuan diserahkan ke posko, dapur umum, serta langsung kepada masyarakat korban dan terdampak banjir serta longsor.
Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk beberapa hari ke depan,” ujar Bhante Dhirapunno.
Ia menambahkan, pihaknya akan kembali menyalurkan bantuan ke lokasi-lokasi lain yang dinilai masih minim bantuan dan benar-benar membutuhkan.
Salah seorang warga Kampung Jamur Konyel, Dusun Pulau Baru, Laili Suriani, mengaku hingga kini masih merasakan duka mendalam akibat bencana yang terjadi sejak akhir November 2025.
“Sejak 26 November 2025 hingga hari ini, 19 Januari 2026, kami masih merasakan duka yang sangat.
Namun kami merasa dikuatkan dan diberi semangat karena bapak dan ibu dari Vihara Buddha Takengon serta Relawan Lintas Agama bersama Bhante Dhirapunno datang langsung menemui kami,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Relawan Lintas Agama, Akuang, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh Tengah yang terdampak banjir dan longsor.
Penyaluran bantuan ini dikoordinir oleh Vihara Dharma Suci Jakarta bersama Bhante Dhirapunno, Pembimas Aceh Suwarno Sebayang, Yayasan Maitry Dipa Takengon (Alimin Tani), serta Kamalini Yoga Studio.
Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata solidaritas lintas agama dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam.
Sejumlah donatur turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, diantaranya Buddha Tzu Chi Indonesia, Yayasan Hakka, Budi (Medan), DNL Panti Group, Vihara Maitry, KBI-MBI, Lions Club Finance.
Khong Hu Muda Indonesia, Yayasan Vihara Sakyamuni MBO, Yayasan Buddha Sakyamuni BNA, Guangfu Indonesia, Toko Damai Jaya Takengon, Petro Market Takengon (SPBU Jin Lintang).
BSA 21 Medan, Alumni Akabri 1971 Satya Brata, PT Titan Infra Energy, Vihara Dharma Suci Jakarta, Yayasan Karuna Mitta Wijaya Bersama KBTI Medan, Vihara Mahasampatti.
Adi Telur Toko Gembira, Awen Gunawan Goh (Toko Rejeki Telur 28), KBI Jatim–Yayasan Dana Paramita Majapahit, Podomoro Medan, Arya Saca (Yayasan Satu Jalan Mulia Berunsur Delapan).
Vihara Miao Fa Se, PT Chacha Food Indonesia & PT Artha Sumatera Abadi, Goshri Chosgar Ling Medan, Philip, Dennis, Edward, Toko Subur Takengon, Be Together, donatur dari Aceh, Pekanbaru, serta para dermawan lainnya. (***Alga Mahate Ara***)
Baca juga: 262 KK di Ketol Aceh Tengah Kehilangan Rumah, Huntara Disiapkan di Tiga Lokasi
Baca juga: Status Tanggap Darurat Bencana Berakhir 22 Januari 2026, Begini Tanggapan Jubir Pemkab Aceh Tengah
Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Naik Lagi Hari Ini 20 Januari 2026