7 Makanan yang Bisa Mencegah Sembelit, BAB jadi Lancar
January 21, 2026 05:42 AM

TRIBUNHEALTH.COM - Sembelit atau sulit buang air besar merupakan masalah pencernaan yang cukup sering dialami banyak orang. 

Kondisi ini bisa ditandai dengan frekuensi buang air besar yang jarang, tinja keras, atau rasa tidak tuntas setelah BAB.

Padahal, buang air besar secara teratur merupakan salah satu tanda sistem pencernaan yang bekerja dengan baik.

Frekuensi buang air besar memang berbeda-beda pada setiap orang. Namun, buang air besar setiap hari atau setidaknya beberapa kali dalam seminggu masih dianggap normal. 

Jika frekuensi BAB mulai berkurang dan terasa tidak nyaman, pola makan menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Sering Makan Manis? Ini 9 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Jantung

Melansir dari Health Shots, berikut beberapa makanan yang direkomendasikan untuk membantu mencegah sembelit dan melancarkan buang air besar:

1. Probiotik

ilustrasi makanan probiotik
ilustrasi makanan probiotik (freepik/bondarenko_rimma)

Probiotik merupakan bakteri baik yang dibutuhkan usus agar sistem pencernaan bekerja optimal.

Makanan seperti yogurt dan kefir mengandung mikroorganisme bermanfaat yang dapat menjaga keseimbangan flora usus. 

Konsumsi probiotik secara rutin membantu memperbaiki pergerakan usus dan menurunkan risiko sembelit, terutama pada orang yang sering mengalami gangguan pencernaan.

2. Buah Tinggi Serat

ilustrasi makanan tinggi serat
ilustrasi makanan tinggi serat (kids.grid.id)

Buah-buahan kaya serat menjadi pilihan alami untuk melancarkan buang air besar. Serat membantu menambah volume tinja dan mempermudah pergerakannya di usus. 

Apel, pir, pisang, kiwi, beri, dan prem merupakan contoh buah berserat tinggi yang juga kaya vitamin dan mineral. 

Prem dikenal memiliki efek pencahar alami sehingga sering digunakan untuk mengatasi sembelit.

Baca juga: Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Buah Kiwi, Intip 10 Manfaatnya

3. Lemak Sehat

ilustrasi makanan yang mengandung lemak sehat
ilustrasi makanan yang mengandung lemak sehat (health.kompas.com)

Lemak sehat tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga mendukung kesehatan pencernaan. 

Lemak dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun membantu melumasi saluran pencernaan sehingga tinja lebih mudah dikeluarkan. Meski bermanfaat, konsumsi lemak tetap perlu dibatasi karena tinggi kalori.

4. Sayuran

ilustrasi sayur-sayuran yang bagus untuk kesehatan pencernaan
ilustrasi sayur-sayuran yang bagus untuk kesehatan pencernaan (kompas.com)

Sayuran merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang sangat baik untuk pencernaan.

Sayuran membantu menambah massa tinja dan menjaga fungsi usus tetap lancar. 

Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung, sayuran seperti brokoli dan kubis brussel, serta sayuran akar seperti wortel dan bit juga membantu hidrasi tubuh.

Baca juga: Cegah Anemia dengan Konsumsi 9 Makanan Kaya Zat Besi Ini

5. Kacang-kacangan

manfaat kacang-kacangan untuk kesehatan pencernaan
manfaat kacang-kacangan untuk kesehatan pencernaan (kompas.com)

Kacang-kacangan seperti lentil, buncis, dan kacang merah mengandung serat tinggi yang mendukung pergerakan usus. 

Selain itu, kacang-kacangan memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

6. Chia seed

Ilustrasi rendaman air biji chia, berikut fakta kesehatannya yang bagus untuk pencernaan
Ilustrasi rendaman air biji chia, berikut fakta kesehatannya yang bagus untuk pencernaan (freepik.com)

Chia seed berukuran kecil, tetapi kaya serat larut. Saat direndam, chia seed menyerap air dan membentuk gel yang membantu melunakkan tinja.

Satu sendok makan chia seed yang direndam air sudah cukup memberikan manfaat untuk pencernaan.

7. Havermut

ilustrasi iat groats, jenis oat utuh yang kaya akan serat dan bagus untuk pencernaan
ilustrasi iat groats, jenis oat utuh yang kaya akan serat dan bagus untuk pencernaan (freepik/jcomp)

Oatmeal atau havermut mengandung serat larut beta-glukan yang mendukung pergerakan usus.

Oatmeal cocok dijadikan menu sarapan karena mudah dicerna dan membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik sejak pagi. Buah, kacang, atau biji-bijian bisa ditambahkan untuk meningkatkan nilai gizinya.

(TribunHealth.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.