TRIBUNNEWS.COM - Terulangnya rekor Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe sejajar legenda AC Milan, menghiasi fakta kemenangan telak Real Madrid atas AS Monaco pada pekan 7 league phase Liga Champions 2025/2026.
Real Madrid mendekatkan diri otomatis lolos ke 16 Besar Liga Champions setelah menggasa AS Monaco 6-1 di Santiago Bernabeu Stadium, Rabu (21/1) dini hari WIB.
Pesta gol kemenangan Real Madrid dibuka melalui brcae Kylian Mbappe pada menit 5' dan 26'. Keunggulan dua gol terjaga hingga turun minum.
Los Blancos, julukan Madrid, menambah empat gol di babak kedua, masing-masing lewat Franco Mastantuono (51'), own goal Thilo Kehrer (65'), Vinicius Junior (63') dan Jude Bellingham (80') sebagai penutup.
Sementara AS Monaco mendapatkan gol hiburan di menit 72' lewat Jordan Teze.
Dengan hasil ini Real Madrid merangsek ke posisi dua klasemen sementara Liga Champions. Skuad asuhan Alvaro Arbeloa membutuhkan setidaknya satu kemenangan lagi untuk memastikan diri otomatis lolos ke 16 Besar.
Sedangkan AS Monaco, tercecer di posisi ke-20 dengan raihan sembilan angka.
Terlepas dari itu, sorotan pasca-laga kali ini tertuju kepada Real Madrid yang belum lama diguncang huru-hara pemecatan Xabi Alonso.
Menariknya, berkat mengalahkan AS Monaco, satu ukiran rekor bersejarah menghiasi fakta setelah pertandingan, meliputi:
Dalam riwayat Real Madrid bermain di Liga Champions, mencetak banyak gol merupakan seusatu hal yang biasa. Bisa dilihat 15 gelar juara Liga Champions dimiliki Los Blancos, menjadi bukti bagaimana kesuksesan mereka.
Tetapi baru di laga setelah melawan AS Monaco, Real Madrid mengukir sejarah atas tim Ligue 1.
Misterchip merangkum bahwa, mengalahkan AS Monaco menjadi tonggak sejarah Los Blancos di Liga Champions untuk kali pertama mencetak 5+ gol ke gawang tim liga Prancis (Ligue 1). Itu berlaku bagi Real Madrid di kompetisi Eropa.
Ini menjadi laga debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih di panggung Liga Champions. Menariknya, pada laga pertama di kompetisi Eropa sebagai juru taktik Real Madrid, pelatih berusia 43 tahun ini langsung membukukan rekor langka.
Hanya ada tiga manajer, termasuk Arbeloa yang mampu membukukan laga debut di kompetisi Eropa bersama Real Madrid dengan mencetak 6+ gol.
Mereka adalah Fleitas Solich 7-0 melawan La Jeunesse d'Esch (1959), Carlo Ancelotti 1-6 melawan Galatasaray (2013), dan Alvaro Arbeloa 6-1 melawan AS Monaco (2026).
Baca juga: Hasil Klasemen Liga Champions: Vinicius Bawa Madrid ke Runner-up, Mbappe Samai Rekor Gol Ronaldo
Satu lesakan ke gawang AS Monaco membuat Franco Mastantuono masuk kategori pemain termuda yang mencetak gol debut Liga Champions.
Endrick saat ini menjadi pemain dengan usia termuda mencetak gol debut di kompetisi Eropa bersama Los Blancos. Pemain asal Brasil ini melakukannya di usia 18 tahun 58 hari, disusul Raul Gonzalez (18 tahun 113 hari), dan Franco Mastantuono (18 tahun 159 hari).
Tak salah jika kemudian menyebut Mastantuono tergabung dalam gerbong 'kecil-kecil' cabai rawit dengan usianya kini, sudah menunjukkan kualitas dan sajian rekor untuk kemenangan Los Blancos.
Brace-nya ke gawang Monaco membuat Kylian Mbappe menyamai rekor legendaris Cristiano Ronaldo, yakni membukukan 11 gol dalam enam pertandingan di fase gru.
CR7 melakukan hal itu untuk Real Madrid di Liga Champions musim 2015/2016. Berselang satu dekade, giliran Kylian Mbappe yang membukukan rekor sama untuk Los Blancos.
Dua gol kali ini juga membawa Cristiano Ronaldo membukukan satu rekor lagi, termasuk menyamai legenda AC Milan, Andriy Shevchenko.
Mbappe kini menyamai Shevchenko dan Edin Dzenko sebagai pencetak gol terbanyak kesembilan dalam sejarah kompetisi Eropa.
Ketiganya sama-sama membukukan 67 gol, dalam jumlah pertandingan yang berbeda
Mbappe: 67 gol dalam 95 laga
Shevchenko: 67 gol dalam 142 laga
Dzeko: 67 gol dalam 160 laga
(Tribunnews.com/Giri)