TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Warga dibuat resah dengan kasus pencurian gas elpiji di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Bali.
Sebuah warung diketahui dibobol maling dan sampai kehilangan 20 tabung gas elpiji, Selasa 20 Januari 2026.
Kapolsek Dawan AKP I Ketut Nariawan mengungkapkan, peristiwa pencurian tersebut menimpa I Nengah Arsamadi (60), warga Dusun Kanginan, Desa Pesinggahan, yang merupakan pemilik warung.
Kejadian diketahui sekitar pukul 06.00 Wita, saat keponakan korban, yang mendapati warung korban sudah dalam keadaan terbuka.
Baca juga: MELEDAK Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram di Seririt Buleleng, Kakak Beradik Alami Luka Bakar!
Hal ini lalu disampaikan ke korban yang saat itu masih berada di rumahnya.
Mendengar hal itu, korban bergegas ke warungnya.
Saat tiba ia melihat kondisi pintu warung telah terbuka, dalam kondisi tercongkel.
Korban kemudian masuk ke warung, dan betapa kagetnya ia mendapati gas elpiji 3 kilogram yang sebelumnya berjumlah 55 tabung, berkurang sebanyak 20 tabung
Sementara barang dagangan lainnya masih dalam keadaan utuh.
Korban kemudian melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polsek Dawan, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp3.600.000," ungkap AKP I Ketut Nariawan, Selasa 20 Januari 2026.
Atas laporan itu, aparat langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan rekaman CCTV.
Pelaku diduga masuk ke dalam warung dengan cara mencongkel dan mendobrak pintu, kemudian mengambil tabung gas elpiji milik korban.
Saat ini, pihak Polsek Dawan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku dan menelusuri barang bukti hasil pencurian.
"Kami telah mengambil langkah-langkah awal berupa olah TKP, pengumpulan keterangan saksi, serta pendalaman penyelidikan," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar. (mit)