WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perusahaan elektronik Polytron menyatakan optimisme menghadapi kinerja bisnis tahun 2026 setelah melewati tahun 2025 yang penuh tantangan.
Perusahaan asal Kudus, Jawa Tengah ini sudah menyiapkan strategi untuk berbagai lini bisnisnya, mulai dari home appliance sampai kendaraan listrik.
Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo menjelaskan, bahwa kinerja bisnis Polytron sepanjang 2025 belum sepenuhnya memenuhi target yang ditetapkan. Pertumbuhan baru terlihat signifikan pada kuartal IV, setelah tiga kuartal sebelumnya bergerak relatif moderat.
“Pertumbuhan sebenarnya baru terasa di kuartal keempat. Kuartal satu cukup baik, kuartal dua dan tiga tidak terlalu bagus, baru kuartal empat terlihat membaik. Dari target yang kami tanamkan tahun lalu, realisasinya sekitar 80 persen,” ujar Tekno dalam acara Polytron Media Luncheon di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, Polytron menilai tren pemulihan ekonomi mulai terlihat jelas. Pada 2025, Polytron mencatatkan pertumbuhan sekitar 10 persen, sementara untuk 2026 perusahaan menargetkan pertumbuhan di kisaran di atas 8 persen.
“Kalau tahun lalu bisa 10 persen, tahun ini mungkin di atas 8 persen. Kami tetap berbesar hati karena melihat di kuartal empat ekonomi sudah mulai berubah. Itu yang membuat kami optimistis ke depan,” katanya.
Tekno mengatakan Polytron akan terus memperluas lini produk kendaraan listrik, setelah peluncuran motor listrik Polytron Fox-350 mendapatkan sambutan positif.
“Responsnya sangat bagus. Angka penjualannya juga baik, bahkan sampai hari ini kami masih harus inden karena produksi terus kami kejar untuk memenuhi pesanan,” kata Tekno.
Peluncuran Portable Fast Charging 25A
Polytron juga akan merilis aksesoris berupa Portable Fast Charging 25A pada awal tahun 2026.
Fasilitas pengisian cepat ini diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 10 kilometer hanya dalam waktu sekitar 10 menit pengisian.
“Ini jauh lebih cepat dibandingkan charger rumahan yang diberikan saat pembelian Polytron Fox-350,” ujarnya.
Keunggulan utama lain dari produk ini adalah fitur Adjustable Ampere, yang memungkinkan pengguna menyesuaikan kebutuhan pengisian daya sesuai kondisi dan waktu perjalanan.
Tersedia tiga mode pengisian, yaitu Fast (72V 25A), Normal (72V 13,5A), dan Slow (72V 7A). Dengan mode fast charging, pengguna FOX Electric dapat memperoleh jarak tempuh tambahan hingga 10 km hanya dalam 10 menit pengisian untuk FOX-350, serta hingga 20 km dalam 15 menit untuk FOX-200.
Dari sisi desain, Polytron Adjustable Portable Fast Charging 25A hadir dengan ukuran 35 × 20 × 18 cm, sehingga cukup ringkas untuk disimpan di bagasi motor.
Desain kompak ini menjadikannya ideal untuk kebutuhan touring dan perjalanan lintas kota.
Berbeda dengan stasiun fast charging tetap, perangkat ini dapat dibawa dan digunakan di berbagai lokasi seperti rumah, kantor, toko, hingga rest area, memberikan fleksibilitas maksimal bagi pengguna yang sering berpindah tempat.
Tekno mengatakan aksesoris ini dirancang untuk pengguna yang sering berkendara jarak jauh, seperti pengemudi ojek online.
“Ini sangat relevan untuk konsumen dengan kebutuhan tinggi, misalnya ojek online," ungkapnya.
Untuk informasi produk Polytron Adjustable Portable Fast Charging 25A ini dijual dengan harga Rp 3.800.000 dan diskon Rp 700.000 sehingga harga akhir menjadi Rp 3.100.000.
Mobil listrik baru
Selain, fast charging, Polytron juga berencana merilis produk mobil listrik terbarunya. Meski Polytron masih menutup rapat informasi terkait hal itu, namun satu hal yang sudah dipastikan adalah skema produksi yang akan digunakan.
Polytron menegaskan bahwa model baru tersebut akan langsung dirakit secara lokal dengan status CKD (Completely Knocked Down).
“Langsung CKD. Dirakit lokal. Enggak mungkin balik ke CBU karena insentifnya sudah enggak ada,” kata Tekno.
Fokus garap small home appliance
Dalam kesempatan yang sama, Head of Group Product Home Appliances Polytron Albert Fleming mengatakan Polytron juga akan fokus menggarap produk small home appliance untuk perlengkapan dapur, seperti oven dan kulkas.
Albert menambahkan fokus untuk kitchen appliance dipilih karena Polytron akan mengadakan program pelatihan untuk UMKM yang akan diadakan tahun ini. Polytron sendiri sudah menyediakan produk untuk segmen bisnis seperti freezer dan kulkas showcase.
"Karena kita juga berusaha sinkron dengan corporate program ya. Corporate program kita mengarah ke UMKM food, tentunya kita juga akan berusaha melengkapi portofolio produk kita yang ke arah sana," tandas Albert.