Arema FC Tak Ingin Cari Pengganti Kuncoro, Warisan Gaya Malangan Tetap Dijaga
January 21, 2026 03:35 PM

SURYAMALANG.COM, MALANG - Meninggalnya Kuncoro memendam luka yang cukup mendalam bagi Arema FC.

Almarhum merupakan sosok yang cukup berpengaruh bagi perjalanan klub Singo Edan.

Kesetiaannya kepada Arema FC tak perlu diragukan lagi.

Sejak menjadi pemain hingga pelatih, Arema FC selalu ada di dalam jiwa Kuncoro.

Maka tak heran, jika Kuncoro memiliki warisan yang akan selalu dikenang untuk Arema FC dan Aremania.

Warisan itu ialah karakter gaya Malangan dalam sepak bola yang dikenal keras, ngotot dan tak kenal menyerah.

Julukan tukang jagal sempat disematkan kepada Kuncoro saat aktif masih menjadi pemain bola.

Baca juga: Kisah Terakhir Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro: Pagi Salat Bersama, Sahabat Pilu Pergi Tiba-Tiba

KUNCORO MENINGGAL DUNIA - Foto asisten pelatih Arema FC, Kuncoro ketika mendampingi tim Arema FC berlatih dibagikan oleh manajemen klub pada Senin (19/1/2026). Kuncoro meninggal dunia usai mengikuti pertandingan sepak bola Trofeo All Stars di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (18/1/2026) sore, setelah sempat mengalami kejang di sela pertandingan.
KUNCORO MENINGGAL DUNIA - Foto asisten pelatih Arema FC, Kuncoro ketika mendampingi tim Arema FC berlatih dibagikan oleh manajemen klub pada Senin (19/1/2026). Kuncoro meninggal dunia usai mengikuti pertandingan sepak bola Trofeo All Stars di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (18/1/2026) sore, setelah sempat mengalami kejang di sela pertandingan. (Instagram @aremafcofficial)

Keras dan Tanpa Kompromi

Permainan keras dan tanpa kompromi menjadi karakter yang akan selalu dikenang dari sosok Kuncoro.

Karakter tersebut juga selalu ia bawa saat dipercaya menjadi asisten pelatih Arema FC sejak 2011 silam.

Kuncoro kerap menggembleng para pemain muda di tim Arema FC agar tampil edan di setiap laga.

Ia menjadi motivator di atas lapangan dan teman saat di luar lapangan.

Maka tak heran, jika banyak pemain yang merindukan sosok beliau ketika sudah tiada.

"Kuncoro ini meninggalkan warisan di Arema."

"Dan itu yang harus selalu dibawa oleh tim ini," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, Selasa (20/1/2026).

Manajemen Arema FC juga tidak memiliki niatan untuk mencari pengganti sosok Kuncoro di tim.

Mereka sangat menghormati sosok Kuncoro, yang memiliki kesetiaan dan totalitas kepada klub Arema.

Kini Arema FC hanya menyisakan dua asisten pelatih, yakni Siswantoro dan Andre Caldas.

Andre Caldas yang nantinya akan mengisi peran dan tugas yang ditinggalkan oleh Kuncoro selama menjadi asisten pelatih Arema FC.

"Coach Kuncoro tidak akan tergantikan."

"Sejauh ini kami gak ada rencana untuk menambah pelatih lain."

"Kita semua tahu, sosok Kuncoro itu seperti apa. Jadi kami akan tetap dengan pelatih yang ada."

"Untuk kelas akselerasi, nanti dipegang oleh Andre Caldas yang selama ini juga menjadi asisten di tim," tandasYusrinal Fitriandi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.