TRIBUNTRENDS.COM - Dunia maya tengah dihebohkan oleh sebuah video mengharukan yang memperlihatkan momen seorang ibu melepas putrinya di bandara.
Bukan sekadar perjalanan biasa, sang putri yang diketahui bernama Syifa tersebut tengah bersiap kembali bertugas sebagai anggota militer Amerika Serikat (US Army).
Menariknya, Syifa adalah warga negara Indonesia (WNI) asli asal Tangerang, Banten.
Mengenakan seragam loreng lengkap dengan hijab, sosoknya mencuri perhatian warganet tanah air.
Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang WNI menjadi tentara di Amerika?
Sang ibu menjelaskan bahwa Syifa bergabung dalam National Guard atau Garda Nasional Amerika Serikat.
Posisi yang diambil gadis muda ini bukanlah di medan tempur, melainkan di bagian administrasi atau kantor.
Safitri tidak menampik bahwa pada awalnya ia memiliki kekhawatiran besar sebagai orang tua.
"Awalnya saya juga takut, saya kira disuruh perang, namun ternyata tidak. Posisi yang diambil anak saya adalah di National Guard, dan bekerja di bagian office," jelas Safitri.
Baca juga: Kisah Riska, Gadis Lampung Dinikahi Denis Tentara Amerika, Kenalan Online hingga Dikaruniai Anak
National Guard sendiri merupakan komponen cadangan militer AS yang dikelola oleh negara bagian, namun memiliki kesiapan untuk dikerahkan secara nasional jika kondisi mendesak.
Saat ini, Syifa tengah menjalani rangkaian pelatihan intensif yang dijadwalkan rampung pada Januari 2026.
Meski bertugas di militer, identitasnya sebagai muslimah tetap terjaga.
Safitri memastikan bahwa hijab bukan menjadi penghalang di militer AS.
"Sebelum mendaftar tentu kami juga berdiskusi dengan keluarga dan mencari informasi. Salah satunya dengan penampilan hijab. Ternyata memang diperbolehkan, dan ada juga anggota dari negara-negara lain yang mengenakan hijab selain dari Indonesia," tambahnya.
Baca juga: Ingat Finalis Miss Indonesia? Tak Lanjutkan Karir Artis, jadi Tentara Amerika, Bahagia Punya Anak
Selain sosoknya yang inspiratif, banyak orang penasaran dengan kompensasi yang diterima Syifa.
Berdasarkan data terbaru per Januari 2026, gaji anggota Garda Nasional diatur ketat berdasarkan pangkat dan masa kerja.
Sebagai prajurit pemula (Enlisted), Syifa menerima bayaran selama masa pelatihan.
Berikut adalah rincian estimasi pendapatannya:
Rata-rata Tahunan: $35.072 (Sekitar Rp605 juta)
Estimasi Bulanan: $2.922 (Sekitar Rp49,5 juta)
Upah Per Jam: $16,86 (Sekitar Rp285 ribu)
Tak hanya gaji pokok, Syifa juga berhak mendapatkan berbagai tunjangan tambahan seperti bantuan perumahan bagi yang berkeluarga, keuntungan pajak, serta beasiswa untuk melanjutkan studi yang difasilitasi oleh pihak militer.
(TribunTrends.com/Darma)