TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memaparkan sejumlah program mulai dari infrastruktur, sosial ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tanah Sareal di Taman Marcopolo, Selasa (20/1/2026).
Kecamatan Tanah Sareal merupakan pusat pertumbuhan Kota Bogor untuk saat ini dan masa yang akan datang. Dalam lima tahun terakhir, berbagai program kegiatan yang telah lama diinisiasi akan secara bertahap direalisasikan.
Di bidang infrastruktur, stoplet Sukaresmi terus disiapkan tahapannya yang akan dikombinasikan dengan pembangunan frontage jalan tembus dari Jalan Pemuda, Jalan Dadali hingga Sukaresmi yang sejajar dengan jalur kereta api.
Kemudian, perencanaan pembangunan jalan di Kebon Pedes, proyek Waste to Energy (WtE) di Kayu Manis, IPAL skala kota, GOR Pajajaran, serta penataan area Taman Heulang.
“Jadi banyak program kegiatan yang sedang dan telah kita persiapkan. Ini menjadi pemicu semangat masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah guna menyukseskan langkah-langkah yang sudah diambil,” ujarnya.
Sehingga, dengan semangat optimisme tersebut, apa yang telah diinisiasi dan dilanjutkan terus diupayakan dapat terwujud melalui berbagai tahapan yang ditempuh, termasuk mempersiapkan anggaran.
Pada sektor pendidikan, akan dibangun SMAN 11 yang bersamaan dengan pembangunan sarana olahraga, yang nantinya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dengan adanya titik-titik sarana dan kawasan olahraga, termasuk pembangunan GOR Pajajaran yang saat ini masih terus berproses, ke depan kawasan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan sportourism, sehingga dapat menjadi bagian penting dari kemajuan masyarakat.
“Jadi tahapan proses ini harus dilalui untuk kebaikan hari ini dan masa depan. Karena kalau kita tidak siapkan, maka tidak akan berjalan dan terwujud,” ucap Dedie Rachim.
Camat Tanah Sareal, Rokib Alhudri, mengatakan bahwa di bidang sosial, berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengentasan stunting, penurunan angka putus sekolah, dan pengentasan kemiskinan terus ditekan melalui berbagai program pemerintah dan sektor usaha.
Selain itu, wilayah Kecamatan Tanah Sareal juga telah menorehkan berbagai prestasi.
Ke depan, untuk menyukseskan berbagai program, baik skala kota, provinsi, maupun nasional, wilayah akan terus melakukan monitoring penataan, baik dari sisi ketertiban maupun kebersihan.
“Karena bisa dilihat, saat ini dan ke depan Tanah Sareal menjadi daerah yang berkembang signifikan. Bahkan pada 2027, etalase kota akan bergeser ke Tanah Sareal. Makanya, banyak program yang akan dilaksanakan di Tanah Sareal,” ucapnya.
Ia berharap secara simultan berbagai program tersebut juga akan berdampak dan memberikan manfaat bagi kemajuan masyarakat.
“Jadi di tingkat kota melaksanakan program, kami di wilayah terus melakukan perbaikan penataan kawasan. Kami juga terus melakukan pelestarian lingkungan, menjaga kebersihan, pengentasan kemiskinan, pengentasan putus sekolah, serta berbagai permasalahan sosial yang terus diupayakan untuk dituntaskan,” tutupnya.