TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Perselisihan antara Insanul Fahmi, Inara Rusli, dan Wardatina Mawa terkait dugaan perzinaan masih berlanjut.
Fokus utama dalam polemik ini adalah bukti pernikahan siri antara Insan dan Inara Rusli yang diklaim telah berlangsung pada 7 Agustus 2025.
Namun hingga saat ini belum pernah ditunjukkan kepada publik maupun pihak istri sah.
Desakan agar bukti tersebut dibuka semakin kuat setelah Wardatina Mawa secara resmi melaporkan dugaan perzinaan dan perselingkuhan ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 lalu.
Mawa melalui kuasa hukumnya meminta transparansi terkait status pernikahan siri tersebut, mengingat pengakuan itu baru muncul setelah kasus hukum dilaporkan ke kepolisian.
Menanggapi tuntutan tersebut, Insanul Fahmi menyatakan kesiapannya untuk menunjukkan bukti yang dimaksud.
Pengusaha asal Medan ini memberikan pernyataan singkat terkait waktu publikasi dokumen pernikahan sirinya dengan mantan istri Virgoun itu.
"Secepatnya InsyaAllah," ujar Insanul Fahmi dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Rabu (21/1/2026).
Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Insanul Fahmi melalui kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, mengaku sedang mengupayakan jalur perdamaian.
Tommy menjelaskan bahwa kliennya memiliki keinginan kuat untuk kembali membina rumah tangga dengan Wardatina Mawa dan anak semata wayang mereka.
Proses mediasi pun sudah mulai dilakukan melalui pertemuan antara Insan, Mawa, dan keluarga besar kedua belah pihak.
Tommy mengungkapkan bahwa pertemuan perdana setelah tiga bulan tidak berkomunikasi itu diwarnai suasana haru.
Insan disebut menangis saat pertama kali menggendong anaknya kembali.
"Nangis karena terharu ya, lama tidak bertemu, dan anaknya juga kangen sekali. Insan memeluk dan menciumi anaknya terus-menerus," kata Tommy.
Meski suasana bersama anak terlihat cair, hubungan antara Insan dan Mawa tetap dingin.
Baca juga: Video Karaoke Bareng Ricky Harun Bocor, Wanita Diduga LC Bongkar Awal Kenalan dengan Suami Herfiza
Tommy mengonfirmasi bahwa dalam pertemuan tersebut keduanya tidak bersalaman dan hanya duduk berhadapan.
Belum ada kesepakatan damai yang dihasilkan karena pihak Mawa masih pada pendiriannya untuk berpisah.
Tommy Tri Yunanto menambahkan ada dua poin utama yang membuat Insanul Fahmi bersikeras mempertahankan Wardatina Mawa sebagai istri sahnya.
Pertama, Insan mengaku masih memiliki perasaan cinta kepada wanita berusia 25 tahun tersebut.
Kedua, Insan menilai banyak kebaikan yang telah diberikan Mawa selama masa pernikahan mereka sebelum konflik ini mencuat.
"Intinya Insanul bercerita bahwa dia masih mencintai Mawa dan melihat segala kebaikannya. Itu poin yang membuatnya ingin berjuang kembali," jelas Tommy.
Namun, sikap berbeda ditunjukkan oleh Wardatina Mawa.
Konten kreator tersebut secara konsisten menyatakan keinginannya untuk bercerai dan tidak ingin dimadu dengan Inara Rusli.
Mawa juga mempertanyakan legalitas dan kejujuran klaim nikah siri yang hingga kini belum bisa dibuktikan secara nyata oleh Insan maupun Inara.
Insanul Fahmi sendiri menyatakan bahwa ia akan terus berupaya melakukan mediasi hingga batas maksimal.
Jika nantinya upaya mempertahankan rumah tangga ini tetap gagal, ia menyebut hal tersebut sebagai takdir yang harus diterima setelah proses perjuangan dilakukan.
Hingga saat ini, laporan di Polda Metro Jaya masih tetap diproses oleh penyidik selama belum ada pencabutan laporan dari pihak pelapor.