TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Akses Jalan Raya Magelang–Boyolali tepatnya di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, lumpuh akibat tertimbun material longsor.
Longsor diketahui terjadi pada Rabu (21/1/2026) dini hari setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.
Material longsor menutup badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.
Kapolsek Sawangan AKP Glenter Pitoyo mengatakan, laporan longsor diterima sekitar pukul 00.01 WIB dini hari.
“Saya sampaikan informasi terkait tanah longsor di jalur Blabak–Boyolali. Awalnya terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi, kemudian dini hari sekitar pukul 00.01 WIB kami menerima laporan longsor yang cukup besar hingga menutup total akses jalan,” kata Glenter, Rabu (21/1/2026).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat gabungan dari Polri, TNI, BPBD, TRC, relawan, serta personel Polresta Magelang langsung melakukan pembersihan manual di lokasi kejadian.
“Kami bersama TNI, BPBD, TRC, relawan, dan warga melaksanakan pembersihan awal secara manual sambil menunggu alat berat datang ke lokasi,” ujarnya.
Alat berat dari Bina Marga Provinsi Jawa Tengah mulai diterjunkan pada Rabu (21/1/2026) siang untuk mempercepat proses pembersihan material longsor.
“Pembersihan dengan alat berat sudah berjalan kurang lebih satu jam. Sebelumnya kami lakukan pembersihan manual agar akses bisa segera teratasi,” jelasnya.
Glenter memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban manusia, hanya kerugian material di sekitar lokasi kejadian,” katanya.
Ia menambahkan, material longsor memiliki ketinggian tebing sekitar 25 meter, menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter dengan ketebalan material mencapai 1,5 meter.
Sementara itu, Kepala Desa Wonolelo, Marpomo, menyebut longsor terjadi di dua titik, yakni di wilayah Wonolelo dan Ketep yang merupakan perbatasan Kabupaten Magelang dan Boyolali.
“Terjadi longsor di perbatasan Wonolelo–Ketep. Di wilayah Wonolelo ada, di wilayah Ketep juga ada longsor,” kata Marpomo.
Ia menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dan menutup total akses Jalan Blabak (Magelang)–Jrakah (Boyolali).
“Untuk saat ini, roda dua maupun roda empat belum bisa lewat. Material longsor masih dalam proses pengkondisian,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif. melalui Sengi–Tlogolele–Klakah–Jrakah maupun sebaliknya. (tro)